Paripurna Alat Kelengkapan Dewan Telah Dijadwalkan Setelah Pimpinan dan Ketua Fraksi Sepakat

Senin, 17 November 2014

BENGKALIS, Beritaklik.Com - Sempat deadlock saat digelar paripurna beberapa waktu lalu, akhirnya DPRD Kabupaten Bengkalis sepakat akan kembali melanjutkan paripurna pembentukan alat kelengkapan dewan, Senin (17/11) mendatang.

Kepastian telah terjadi kesepakatan antara asing-masing fraksi tersebut disampaikan Waki Ketua DPRD Bengkalis, Zulhelmi, Rabu (12/11). Dikatakan, seluruh anggota DPRD sepakat dan berkomitmen ingin segera mencairkan kebekuan yang sempat terjadi. Setelah beberapa kali melakukan pertemuan antara pimpinan dengan ketua-ketua fraksi, maka disepakati komposisi 4 Komisi yang ada.

''Alhamdulillah, semua sudah selesai tak ada lagi persoalan dan insyaallah Senin mendatang kembali digelar paripurna lanjutan,'' ujar Zulhelmi, Rabu (12/11).

Politisi muda PKS ini tidak menampik, deadlock yang sempat terjadi saat digelar paripurna beberapa waktu lalu tidak lepas dari persoalan komposisi komisi-komisi yang ada di DPRD Bengkalis. Seperti diketahui di DPRD Bengkalis ada 4 komisi.

''Memang persoalan yang paling mendasar adalah soal komposisi itu, tapi semuanya sudah klir. Ada persoalan yang lebih urgen yang harus kita pikirkan, terutama soal pembahasan RAPBD tahun 2015,'' sebutnya.

Target Desember


Sesuai kesepakatan seuluruh anggota DPRD kata Zulhelmi, pasca pengesahan alat kelengkapan DPRD, dewan akan langsung tancap gas membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2015, yang rencangannya sudah disampaikan oleh eksekutif beberapa waktu lalu.

''Target kita Desember, anggaran sudah selesai dibahas dan disahkan. Artinya kita masih punya rentang waktu 1 bulan setengah lagi. Akan kita manfaatkan waktu ini dengan sebaik-baiknya, mudah-mudahan target yang kita tetapkan tidak meleset,'' sebut Ketua DPC PKS Bengkalis ini.

Ditanya soal pembahsan APBD Perubahan 2014, menurut Zulhelmi hal tersebut sangat kecil kemungkinan bisa dilakukan, karena waktu yang tersisa sangat terbatas.

''Sekarang sudah pertengahan Nopember, kawan-kawan sepertinya akan fokus membahas RAPBD 2015, jadi sangat kecil kemungkinan APBD Perubahan bakal dibahas," sebut Zulhelmi. (Bku)