Pembangunan Jalan Lintas Duri untuk Percepat Ekonomi

Kamis, 20 November 2014

Bupati H Herliyan Saleh memberikan penjelasan kepada Kadis PU HM Nasir ketika meninjau pembangunan Jalan Lintas Timur Kota Duri, Kamis (13/11).

Bupati H Herliyan Saleh memberikan penjelasan kepada Kadis PU HM Nasir ketika meninjau pembangunan Jalan Lintas Timur Kota Duri, Kamis (13/11).

DURI
, Beritaklik.Com - Sebagai kawasan dengan perkembangan industri, jasa dan beberapa sektor lainnya yang sangat pesat, penduduk di Kecamatan Mandau ke depan diperkirakan tumbuh pesat. Jika saat ini warga Mandau sekitar 300.000 jiwa, empat atau lima tahun ke depan akan mendekati angka satu juta jiwa. Atau sekitar 250.000 kepala keluarga.


Bakal bertambahnya penduduk di Mandau, ini tentu harus didukung berbagai fasilitas dan ketersediaan infrastruktur. Tanpa diimbangi dukungan dimaksud, berbagai persoalan yang terjadi saat ini menjadi semakin rumit. Apalagi Kota Duri sebagai ibukota kecamatan di lalui Jalan Raya Lintas Sumatera yang sangat padat.

S
alah satu fokus pembangunan yang saat ini penyelesaiannya terus digesa Pemkab, kata Herliyan, adalah pembangunan Jalan Lintas Timur dan Lintas Barat Kota Duri oleh Pemkab Bengkalis. Pembangunan kedua ruas jalan lingkar yang dibangun melalui kegiatan tahun jamak (multy years) tersebut, dalam 12 belas bulan ke depan ditargetkan bakal rampung pengerjaannya. Lebih-lebih setelah melihat pengerjaan di lapangan dibandingkan beberapa bulan lalu.

"Insya Allah. Sesuai penjelasan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (Kadis PU) dan kontraktor pelaksana serta pengerjaan di lapangan, saya optimis target waktu itu terpenuhi. Mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Mandau agar tidak terjadi hal-hal yang bersifat force major yang dapat menghambat pekerjaannya, "ujar Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh ketika kunjungan kerja ke Mandau, Kamis (14/11).

Didampingi Kadis PU HM Nasir, Kadis Cipta Karya dan Tata Ruang Emri Juli Harnis serta sejumlah pejabat lainnya, Bupati meninjau sejumlah proyek pembangunan di Mandau, Dua diantara proyek-proyek yang ditinjaunya tersebut adalah pembangunan Jalan Lintas Timur dan Lintas Barat Kota Duri.

S
elain untuk mempercepat peningkatan keberhasilan pembangunan ekonomi di Mandau, pembangunan kedua ruas jalan yang pengerjaan sudah lebih dari tiga puluh enam persen itu, juga untuk mengurai kemacetan yang selama ini setiap hari terjadi di Kota Duri. Terutama di ruas Jalan Hang Tuah.

Herliyan menambahkan, bila pembangunan kedua jalan lintas Kota Duri ini selesai, seluruh kendaraan berat yang selama ini melalui Jalan Hang Tuah tidak akan diperbolehkan lagi. Kendaraan-kendaraan besar dari Pekanbaru menuju Medan atau sebaliknya, dialihkan melalui Jalan Lintas Barat. Sementara yang menuju Dumai atau sebaliknya, lewat Jalan Lintas Timur.

"Bila selesai, kendaraan yang boleh masuk Kota Duri hanya kendaraan kecil atau pribadi. Jenis lain tidak diperkenankan, kecuali memiliki izin khusus, sehingga masyarakat yang berkendaraan di Kota Duri lebih nyaman. Tidak seperti sekarang, setiap hari terkena macet, "papar Herliyan saat peninjauan protek-proyek tersebut.

Selain pembangunan kedua jalan lingkar, antisipasi lain yang terus digesa untuk mengantisipasi pertambahan penduduk di Mandau, menurut Herliyan, adalah penyediaan air bersih. Diantaranya melalui pembangunan jaringan instalasi pipa untuk sumber air baku ke Sungai Jurong yang saat ini tengah dikerjakan.

Ditambahkan Herliyan, pembangunan jaringan itu, selain untuk mengatasi keluhan yang selama ini disampaikan warga Duri karena terbatasnya air bersih, juga untuk meningkatkan jangkauan pelayanan. Targetnya, minimal tiga kali dari total pelanggan yang dilayani saat ini yang berjumlah sekitar 8.300 pelanggan.

"Ke depan dan secepatnya diharapkan dapat ditingkatkan menjadi 25.000 sampai 30.000 pelanggan dengan kualitas air bersih yang sama dengan yang dihasilkan PT Chevron. Saya sudah meminta pihak Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Dharma Bengkalis dan Cabang Duri untuk mempersiapkan langkah-langkah konkrit untuk itu,”" jelas Bupati. (Bku)