
''Awasi siang malam. Koordinasikan dengan pihak-pihak terkait supaya tak
terjadi penimbunan BBM. Tindak tegas setiap spekulan yang menimbun atau
menaikan harga BBM sebelum ada pengumuman resmi pemerintah,'' tegas Herliyan.
Menurut Kepala Bagian Humas Pemkab Bengkalis, Johansyah Syafri, Minggu (16/11),
perintah itu langsung disampaikan Herliyan kepada Kepala Dinas Perindag,
Muhammad Fauzi beberapa hari yang lalu, saat kunjungan kerja ke Kecamatan Rupat
Utara.
''Bekukan atau cabut izin usaha para spekulan yang ingin memperoleh keuntungan
pribadi dari besarnya disparitas atau selisih harga saat ini dengan rencana
harga penyesuaian BBM tersebut,'' imbuh Herliyan.
Ketika dikonfirmasi, Fauzi membenarkan adanya instruksi itu dan
tindaklanjutnya, sudah dilakukan. Selain terus melakukan pemantauan bersama
jajaran Polres Bengkalis, Disperindag Bengkalis juga sudah membuat kebijakan
pembatasan jumlah BBM yang boleh dibeli.
''Misalnya di APMS (Agen Premium dan Minyak Solar) yang ada di pulau Bengkalis.
Untuk sepeda motor misalnya, hanya diperbolehkan maksimal Rp50.000. Sedangkan
kendaraan roda 4 paling banyak Rp130.000 atau 20 liter sehari,'' jelas Fauzi.
Kebijakan ini diambil karena salah satu modus yang sering dipakai para spekulan
dengan cara membeli BBM beberapa kali dalam hari. Seperti menggunakan sepeda
motor dengan tangki berkapasitas besar yang bisa mencapai sekitar 20 liter.
''Kalau sehari sepeda motor itu mengisi BBM lima kali dan dilakukan di tiga
APMS, berarti dalam sehari pemilik sepeda motor membeli BBM 300 liter per hari.
Untuk apa? Demi keadilan, makanya dibatasin,'' terang Fauzi.
Karenanya Fauzi minta masyarakat juga dapat berpartisipasi aktif dan ambil
bagian melakukan pengawasan. Caranya dengan melaporkan bila mengetahui ada
hal-hal yang demikian.
''Laporkan bila ada APMS yang tidak memberlakukan pembatasan pembelian itu.
Begitu pula bila menjualnya tidak sesuai izin. Izin usahanya akan dibekukan
atau dicabut. Begitu pula bila ada pengecer yang menjual BBM melebihi harga
yang perbolehkan,'' pesan Fauzi.
Mengenai stok BBM untuk daerah ini, Fauzi menjamin ketersediaannya amam.
Karenanya ia berharap masyarakat tidak menyerbu pengisian tempat pengisian BBM.
Belilah sesuai dengan kebutuhan dan jangan melakukan penimbunan.
"Sesuai jaminan Pertamina, stok BBM sangat aman. Karena itu masyarakat
sangat diharapkan membelinya sesuai dengan kebutuhan normal saja. Tak perlu
panik panik. Jangan menimbun BBM,'' pintanya. (Bku)