Rapat Darurat Penangulanggan Bencana Alam.

Selasa, 25 November 2014

Plt Gubri dampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Rapat Darurat Penangulanggan Bencana Alam.

Plt Gubri dampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Rapat Darurat Penangulanggan Bencana Alam.

Pekanbaru, Beritaklik.Com - Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Siti Nurbaya, berjanji menuntaskan masalah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang selama ini terjadi di Provinsi Riau.

Hal itu dikatakannya saat mengunjungi Posko Karhutla di kawasan Lanud Roesmin Nurjadin, Selasa (18/11/2014). Saat kunjungan, didampingi Ketua UKP-PPP, Mas Achmad Santosa serta Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman.

Dalam pertemuan itu dibahas juga soal penanganan Karhutla yang terus terjadi di Riau dalam kurun waktu berapa tahun terakhir.

"Kami akan mencari bentang solusi soal Karhutla yang terjadi di Riau. Apa langkah kongkritnya. Hal inilah yang menjadi motivasi makanya kami datang datang ke sini," jelasnya.

Dikatakan Menteri Siti Nurbaya, penangangan Karhutla akan dibahas bersama Universitas Gajah Mada (UGM). Dalam dialog nantinya, akan dikupas khusus masalah Karhutla.

Sementara itu Direktur Walhi, Riko Kurniawan menjelaskan bahwa masalah lingkungan yang terjadi di Riau karena banyaknya lahan gambut.

"Persoalan asap di Riau sudah sering terjadi. Begitu juga persoalan banjir. Ini sebagai pertanda buruknya manajmen pengelolaan lingkungan di Riau," urainya.

Pertemuan itu Selain dihadiri Danrem 031/WB Brigjend TNI Prihadi Agus Irianto, tokoh nasional Wimar Witoelar, Bupati Rokan Hilir Suyatno, Bupati Kepulauan Meranti,Kepala BPBD Riau, para akademisi, juga diikuti sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) lingkungan serta pihak terkait lainnya.

Sementara itu Direktur Walhi, Riko Kurniawan menjelaskan bahwa masalah lingkungan yang terjadi di Riau karena banyaknya lahan gambut.

"Persoalan asap di Riau sudah sering terjadi. Begitu juga persoalan banjir. Ini sebagai pertanda buruknya manajmen pengelolaan lingkungan di Riau," urainya.

Pertemuan itu Selain dihadiri Danrem 031/WB Brigjend TNI Prihadi Agus Irianto, tokoh nasional Wimar Witoelar, Bupati Rokan Hilir Suyatno, Bupati Kepulauan Meranti,Kepala BPBD Riau, para akademisi, juga diikuti sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) lingkungan serta pihak terkait lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, sekitar 15 menit Menteri LHK mendengarkan penjelasan dari pihak manajemen PT NSP terkait peristiwa kebakaran hutan dan lahan di sekitar wilayah konsesi perusahaan pada awal tahun 2014 lalu. Dimana lebih 5.000 hektar lahan terbakar, diantaranya 2.200 hektar dalam konsesi perusahaan dan 3.000 hektar milik masyarakat.

Usai mendengarkan penjelasan pihak perusahaan dan jajaran Pemkab Kepulauan Meranti, Menteri yang pernah meraih penghargaan Dewan Pers kategori Partisipasi Pejabat ini, melakukan peninjauan lewat udara bersama rombongan, sebelum kembali mendarat di Ibukota Kecamatan Tebingtinggi Timur, Sungaitohor.

Mampir selama 30 menit di Sungaitohor, rombongan Menhut LH disuguhkan makanan khas Kabupaten Kepulauan Meranti dari bahan sagu, seperti sempolet, lempeng sagu dan cendol sagu. Dalam kesempatan itu pula, rombongan melakukan dialog dengan para Kepala Desa dan tokoh masyarakat setempat, terkait kebakaran hutan dan lahan. (adv)


Plt Gubri Jemput Kedatangan  Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Sekaligus Rapat Darurat Penangulanggan Bencana Alam