Pertemuan Pemprov Riau dengan TIM UKP-PPP

Selasa, 25 November 2014

Plt Gubri Pimpin Pertemuan Pemprov Riau dengan TIM UKPPPP Terkait hasil audit kepatuhan dalam rangka mencengah KARHUTLA di Prov Riau di Ruang Melati Kantor Gubernur.

Plt Gubri Pimpin Pertemuan Pemprov Riau dengan TIM UKPPPP Terkait hasil audit kepatuhan dalam rangka mencengah KARHUTLA di Prov Riau di Ruang Melati Kantor Gubernur.

PEKANBARU, Beritaklik.Com - Tim Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP-PPP), melakukan pertemuan dengan Pemprov Riau, Jum'at (17/10/14) di Pekanbaru. Pertemuan ini, untuk menyampaikan hasil audit kepatuhan dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Pertemuan yang digelar di Ruang Kenanga Kantor Gubernur Riau ini, dipimpin Plt Gubri H Arsyadjuliandi Rachman. Sementara Tim UKP-PPP, dipimpin langsung oleh Deputi VI Mas Achmad Santosa.

Mas Achmad memaparkan, audit kepatuhan Karhutla di Riau ini mereka lakukan sejak tanggal 11 Juni sampai 11 Juli 2014. Menurutnya, ada sekitar 17 perusahaan kehutanan dan perkebunan yang mereka audit.

"Yang terdiri dari 12 perusahaan kehutanan dan lima perusahaan perkebunan. Perusahaan ini berada di enam kabupaten/kota di Riau,"katanya.

Enam kabupaten yang diaudit Tim UKP-PPP ini diantaranya, Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Siak, Kabupaten Indragiri Hilir, Kabupaten Bengkalis, Kota Dumai dan Kepulauan Meranti.

Dipaparkan Mas, audit ini dilakukan dalam empat tahap. Dari belasan perusahaan yang diaudit itu, mendapatkan prediket sangat tidak patuh, tidak patuh dan kurang patuh.

Mas menyebutkan, dipilihnya Provinsi Riau sebagai sampel audit kepatuhan Karhutla, karena daerah ini memiliki titik api (hotspot) yang banyak."Bahkan tertinggi di Indonesia,"tegasnya.

Pada kesempatan itu, Mas berharap, kepada Pemprov Riau untuk membentuk Tim Khusus mengawasi perusahaan kehutanan dan perkebunan dalam pencegahan karhutla. Termasuk melakukan pembinaan-pembinaan kepada perusahaan yang beroperasi di Riau.

Usai paparan, Deputi VI UKP-PPP menyerahkan laporan hasil audit kepatuhan Karhutla kepada Plt Gubri H Arsyadjuliandi Rachman. Kemudian, Plt Gubri menyerahkannya hasil audit itu langsung kepada enam bupati/walikota di Riau. M. Nur Zein. (Bki)