
Ketua TP PKK Hj. Romaini Herliyan melakukan penanaman pohon sempena Gerakan Perempuan Tanam Pelihara (GPTP) yang dipusatkan di Wisma Daerah Sri Mahkota, Selasa (2/12).
Ketua TP PKK Hj. Romaini Herliyan melakukan penanaman pohon sempena Gerakan Perempuan Tanam Pelihara (GPTP) yang dipusatkan di Wisma Daerah Sri Mahkota, Selasa (2/12).
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Ketua PKK Kabupaten Bengkalis Hj Romaini Herliyan mengadakan kegiatan Gerakan Perempuan Tanam Pelihara (GPTP) yang merupakan pewujudan gerakan perempuan, dan berkelanjutan untuk terus membudayakan kebiasaan gemar menanam dan memelihara pohon.
Organisasi perempuan yang tergabung dalam GPTP tersebut antara lain, Kepala Dinas Lingkungan HIdup, TP PKK, Ketua Dharma Wanita Persatuan, Ketua Gabungan Organisasi Wanita, Ketua Persit Chandra Kirana, Ketua Bhayangkari, Ketua TP-PKK se-Kecamatan Bengkalis dan instansi terkait.
Acara puncak Kegiatan PKK tersebut dilaksanakan, Selasa (2/12/2014) bertempat di Pendopo Pentabalan, Wisma Daerah Kabupaten Bengkalis. Acara puncak dihadiri seluruh SKPD terkait, dan TP-PKK se-Kecamatan, Rabu (3/11/2014) besok.
kegiatan ini diawali senam kesehatan dan sambutan Hj Romaini Herliyan, dilanjutkan dengan penanaman pohon di sejumlah titik. Pada tahun 2014 ini GPTP melakukan kegiatan-kegiatan antara lain, penanaman pohon pelindung dan penyerap air di lahan-lahan kosong, penanaman pohon di bantaran sungai dan pantai sekaligus kebersihan lingkungan, lomba pidato dan berbagai kegiatan lainnya.
Adapun tujuan kegiatan ini untuk memelihara dan memberikan dampak positip bagi lingkungan, serta upaya untuk mencegah laju perubahan iklim yang sedang terjadi, dimana kegiatan ini dilaksanakan terus dan berkesinambungan dengan memberikan sentuhan dan motifasi yang berbeda-beda, yang sesuai dengan kondisi yang aktual yang terjadi.
"Perhatian yang serius seluruh dunia saat ini yaitu perihal pemanasan global dan perubahan Iklim. Semoga Kegiatan ini dapat mencegah lajunya iklim yang terjadi, "ujar Hj Romaini Herliyan.
Hj Romaini Herliyan juga berharap, supaya kegiatan tersebut dapat dilanjudkan di lain lokasi yang berbeda, sedapat mungkin tidak hanya terbatas di ibu kota kabupaten saja, namun juga diharapkan sampai Kelurahan/Desa.
Ini juga merupakan komitmen yang tinggi dari organisasi perempuan, sehingga kaum perempuan mau dan mampu memotifasi masyarakat untuk meningkatkan kualitas lingkungan masing-masing.(Bki)