APBD Harus Berpihak Kepada Rakyat

Jumat, 19 Desember 2014

BENGKALIS, Beritaklik.Com - Struktur Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bengkalis tahun 2015, menjadi pertaruhan sekaligus cerminan kualitas 45 anggota DPRD Bengkalis. pembahasan siang hingga larut malam tidak akan ada artinya, jika anggaran tidak berpihak kepada masyarakat banyak.


Demikian disampaikan tokoh muda Kecamatan Bantan, Rozali SH, Rabu (3/12). Kata Rozali, selama ini skala prioritas yang dituangkan dalam APBD tidak sejalan dengan skala prioritas yang dimaksudkan masyarakat. Buktinya, sebagian masyarakat masih berjibaku dengan jalan yang hancur dan berlumpur.

"Setiap tahun pembangunan infrastruktur menjadi prioritas utama dalam pembahasan ABPD, tapi masih banyak persoalan infrastruktur yang masih kita temukan sampai hari ini, terutama jalan yang ada di kampung-kampung," sebut Rozali.

Ketua Forum Peduli Bengkalis ini menambahkan, APBD tahun 2015 adalah pembahasan pertama bagi anggota DPRD Bengkalis yang baru. DPRD Bengkalis yang sebagian besar diisi anggota baru bersaal dari latar pendidikan yang mumpuni dan masih muda, diharapkan mampu menjawab keinginan masyarakat selama ini.

Terlebih kata Rozali, dinamika politik di DPRD cukup dinamis jika dibanding-banding sebelum-sebelumnya. hal tu terlihat alotnya pembasahan atau penempatan untuk komposisi Alat Kelengkapan Dewan (AKD) yang ditetapkan beberapa waktu lalu.

"Kami menunggu seperti apa struktur APBD pada tahun 2015 ini, apakah masih ditemukan program copy paste, anggaran untuk kepentingan kelompok atau benar-benar berpihak kepada rakyat. Buktikan kalau para wakil rakyat itu adalah orang pilihan, bukan titipan," sebut Rozali lagi.

Rozali juga mengingatkan agar para wakil rakyat tidak sungkan atau segan mencoret program atau anggaran yang tidak menyentuh masyarakat banyak. Waktu yang singkat diharapkan tidak dijadikan alasan untuk semaunya saja dalam membahas program masing-masing komisi.

"Untuk program yang bagus dan benar-benar menyentuh masyarakat silakan untuk dianjutkan, tapi yang tidak jelas kemana arah dan untuk apa program itu diusulkan, ya buang saja," tukasnya. (Bki)