
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Wakil Ketua DPRD Bengkalis, H Indra
Gunawan mengingatkan seluruh rekanan untuk tetap menjaga kwalitas pekerjaan
tetap baik. Kendati berburu waktu jelang tutup buku, namun kwalitas tetap tidak
boleh diabaikan.
Kepada sejumlah wartawan, Minggu (7/12), Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten
Bengkalis ini mengatakan, jelang akhir tahun sejumlah rekanan mengebut agar
pekerjaan selesai 100 persen. Karena konsekuensi jika pekerjaan tidak selesai,
maka rekanan terkait akan diblacklist.
"Tidak ada rekanan yang tidak ingin agar pekerjaanya tidak selesai, bahkan ada
yang rela kerja siang malam. Karena kalau tidak selesai, bukan hanya terminj
yang tidak bisa 100 persen, tapi perusahaan terkait juga terancam diblacklist,"
ujar Indra.
Hanya saja kata pria yang akrab disapa Eet ini, keinginan pekerajaan selesai
100 persen jangan sampai mengabaikan kwalitas proyek. Proyek yang dikerjakan
harus tetap sesuai dengan bestek. Jika proyek dikerjakan asal, tidak hanya
rekanan yang rugi tapi juga masyarakat.
"Boleh dikebut sampai siang malam, tapi kwalitas jangan sampai diabaikan.
Karena kalau kwalitas tidak sesuai ketentuan, bukan hanya masyarakat yang rugi
tapi juga rekanan terkait, karena persoalan tersebut bisa berdampak kepada
proses hukum," ingat Eet.
Keterlambatan proses lelang memang menjadi salah satu masalah sehingga masih
banyak yang belum selesai dikerjakan kendati sudah di penghujung tahun.
Sejatinya kata Eet, ketika APBD disahkan awal tahun, rentang waktu pengerjaan
proyek cukup banyak, sehingga memungkinkan seluruh proyek selesai dikerjakan.
Dalam kesempatan tersebut Eet juga mengingatkan konsultan pengawas untuk
menjalankan fungsinya dengan benar. Bila kemudian ditemukan adanya proyek
bermasalah atau dikerjakan tida sesuai bestek, maka konsultan pengawas juga
harus bertanggungjawab.
"Sejatinya tidak ada proyek yang dikerjakan asal jadi, jika semua pihak yang
terlibat menjalankan fungsinya dengan baik dan benar. Mulai dari perencanaan,
pekerjaan di lapangan sampai kepada pengawasan, jika semuanya bekerja maka
tidak ada masalah," ungkapnya. (Bku)