
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Kendati regulasi tentang Pilkada
langsung belum ada titik terang, tapi komunikasi dan lobi-lobi politik mulai
intens dilakukan bakal calon yang bakal maju pada Pilkada Bengkalis tahun 2015
nanti.
Diantaranya mantan Wakil Bupati Bengkalis, H Normansyah Abdul Wahab tampaknya
sangat serius untuk mencalonkan diri sebagai Bupati Bengkalis pada 2015
mendatang. Setidaknya hal itu terlihat dari kebersamaannya dengan beberapa
pentolan partai dalam beberapa bulan terakhir. Kali ini dengan Ketua DPC
Gerindra Kabupaten Bengkalis, Indrawan Sukmana.
Pantauan media ini, Minggu (7/12), tampak Norman berbincang akrab dengan
Indrawan Sukmana di cafe Hotel Twin. Dari jauh, Norman yang saat itu
menggunakan kemeja lengan pendek kota-kotak terlihat berbincang dan bersenda
gurau seperti sudah lama saling kenal. Ada kemungkinan, pria berkacamata ini
sedang berusaha melakukan pendekatan untuk persiapan Pilbup 2015 mendatang.
Tatkala dihampiri, keduanya tampak terkejut. Norman yang kebetulan sudah cukup
kenal langsung mempersilahkan duduk dan ngopi bersama. ''Jangan salah faham
dulu ya, saya tahu betul yang dipikirkan media ini. Sebelum dikau tanya bagus
saya jelaskan,'' ujar Norman seakan-akan tahu apa yang akan ditanyakan.
Menurut pria yang berprofesi sebagai pengusaha ini, pertemuan dirinya dengan
Indrawan Sukmana sama sekali tidak ada kaitan dengan agenda Pilbup 2015
mendatang. Memang, dirinya disebut-sebut sebagai orang yang akan maju untuk
mencalonkan diri sebagai bupati Bengkalis. Namun, pertemuan dengan pentolan
Gerindra sama sekali tidak ada kaitan dengan isu tersebut.
"Saya dengan beliau ni (Indrawan Sukmana) sudah lama kenal karena dulu
sama-sama di Partai Golkar. Kebetulan saya ke sini, maka saya ajaklah dia
ngopi, sekalin menjalin hubungan silaturrahmi," ujarnya.
Sebagai orang yang memiliki darah Bengkalis, dia selalu menyempatkan diri untuk
pulang. Selama dua bulan terakhir saja (November - Desember,red), setidaknya
sudah 10 kali dirinya bolak-balik ke Bengkalis. "Tak ada tujuan lain, teringin
saja mau balik Bengkalis, sekalian jumpa kawan-kawan lama. Kadang sekalian
menghadiri acara undangan pesta nikah, kenduri arwah dan lain-lain," ujar
Norman yang kali ini ke Bengkalis untuk takziah atas meninggalnya tokoh
masyarakat Bengkalis, H Effendi Buntat.
Hal senada disampaikan Indrawan Sukmana. Anggota DPRD Bengkalis periode 2014 - 2019 ini mengatakan kalau pertemuannya dengan Normansyah sekali tidak membawa
nama partai. "Seperti disampaikan tadi, saya dengan Bang Norman ni dah lama
kenal. Waktu saya di Golkar dulu, dia yang menandatangani SK saya. Sekarang,
walau sudah sama-sama beda partai, tapi hubungan silaturrahmi harus tetap kita
jaga," katanya.
Terkait dengan agenda Pilbup 2015 mendatang, pria yang biasa disapa Kandi ini
mengungkapkan, partai Gerindra seperti halnya partai-partai lain, memiliki
mekanisme tersendiri dalam memilih seseorang untuk diusung sebagai calon bupati
dari Gerindra. Sampai sekarang, proses tersebut belum dilakukan dan dirinya
masih fokus menjalankan fungi sebagai anggota DPRD Bengkalis.
"Dalam dunia politik, ya sah-sah saja kita menjalin hubungan silaturrahmi
dengan siapapun. Begitupun orang lain, silahkan jalin hubungan silaturrahmi dengan
Gerindra, kita tidak melarang. Namun keputusan siapa yang akan kita usung tentu
tidak cukup hanya dengan silaturrahmi, ada mekanisme partai yang harus ditaati.
Setidaknya, orang itu harus sejalan dengan visi, misi dan manifesto perjuangan
partai Gerindra," papar Indrawan. (Bku)