Sejumlah Rumah Terendam Air, Akibat Diguyur Hujan Lebat

Sabtu, 20 Desember 2014

Hujan lebat yang mengguyur Pulau Bengkalis, merendam sejumlah rumah di perempatan Jalan Antara dan Wonosari Barat, Kecamatan Bengkalis, Senin (8/12).

Hujan lebat yang mengguyur Pulau Bengkalis, merendam sejumlah rumah di perempatan Jalan Antara dan Wonosari Barat, Kecamatan Bengkalis, Senin (8/12).

BENGKALIS, Beritaklik.Com -
Hujan lebat yang mengguyur Pulau Bengkalis dari malam hingga pagi, membuat sejumlah kawasan di Pulau Bengkalis terendam air. Kondisi ini diperparah dengan air pasang laut yang cukup besar sehingga daerah yang rendah terendam air.

Pantauan di lapangan, Senin (8/12), daerah yang terendam antara lain di perempatan Jalan Antara dan Wonosari Barat, Jalan Gerilya dan Kelapasari. Di Kecamatan Bantan, Desa Pasiran genangan air juga sudah mulai tinggi. Jika hujan kembali turun, maka dikhawatirkan banjir makin tinggi.

Di perempatan Jalan Antara dan Wonosari Barat, daerah yang selama ini selalu langganan banjir, kondisi ini air sudah menggenangi beberapa rumah. Kemudian di kawasan Jalan Gerilya dan Kelapasari, air sudah menenggelamkan halaman rumah.

"Jika nanti malam hujan lebat seperti ini lagi, maka air akan semakin tinggi. Rumah yang rendah akan banjir," ujar Musa, warga Jalan Gerilya.

Kepala Badan Penanggunggalangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran, Moch Jalal ketika dihubungi mengatakan, timnya saat ini sudah siap siaga memantau sejumlah titik yang rawan terjadi banjir. Diakuinya, berdasarkan pantauan tim di lapangan, memang ada beberapa titik yang tergenang air seperti di Pasiran dan beberapa titik lainnya.

"Sekarang musim penghujan. Sesuai instruksi Bupati, kita selalu siaga memantau kondisi di lapangan dengan menurunkan tim di lapangan. Sampai hari ini kita belum menerima adanya laporan banjir, kalau tergenang air mungkin iya akibat hujan lebat tadi malam dan pasang laut besar saat ini," ujar Jalal.

Pada kesempatan itu Jalal juga berharap proaktif perangkat desa untuk melaporkan jika terjadi bencana di daerahnya, sehingga pihaknya bisa melakukan langkah penanganan secara secepat. Bencana tersebut tidak hanya banjir, tapi juga bencana lainnya seperti kebaran.

"Sesuai instruksi Pak Bupati, harus berjenjang. Mulai dari desa dan camat, namun kita juga tetap melakukan pemantauan di lapangan dengan menurunkan tim," ujar Jalal seraya mengimbau kepada masyarakat untuk waspada terhadap bencana banjir, mengingat saat ini musim penghujan. (Bku)