Merasa Diterlantarkan, Penumpang Batam Komplen

Sabtu, 20 Desember 2014

BENGKALIS, Beritaklik.Com - Puluhan penumpang kapal Batam Jet asal Duri tujuan Bengkalis, Senin (8/12) merasa diterlantarkan dan menilai pihak kapal tidak bertanggung jawab, pasalnya hanya keterlambatan beberapa menit saja di pelabuhan Dumai pihak kapal tidak mau memberikan toleransi waktu dan langsung berangkat sesuai jadwal.

Seperti dikeluhkan salah seorang penumpang Rismayeni, Senin (8/12). Dia mengeluhkan pihak kapal yang menilai tidak profesional dan memberikan pelayanan yang baik kepada penumpangnya, padahal sebelum sampai di dumai pihak sudah mengkonfirmasi ke Dumai untuk menunggu karena ada keterlambatan beberapa menit sampai di pelabuhan dumai.

"Ada sekitar 42 orang penumpang asal Duri yang batal berangkat ke Bengkalis, hanya karena keterlambatan beberapa menit saja di Pelabuhan Dumai pihak kapal main tinggal, padahal sebelumnya kita sudah mengkonfirmasi agar bisa ditunggu," keluh Rismayeni yang juga anggota DPRD Bengkalis ini.

Dari 42 orang ini ada yang berprofesi sebagai PNS, ada juga yang ingin mengikuti ujian CPNS di Bengkalis dan juga anggota dewan. Akibat diterlantarkan ini pihaknya merasa dirugikan dan terpaksa mencarter mobil lagi dari Dumai menuju Bengkalis.

"Kalau seperti ini pelayanan mereka kita minta dinas terkait mencabut izin berlayarnya, karena banyak pihak yang dirugikan, selain rugi waktu juga rugi uang yang sudah membeli tiket kapal dan tidak bisa dipakai lagi," pinta Rismayeni.

Kepala Operasional Batam Jet di Dumai, Hasan ketika dihubungi terkait persoalan tersebut mengatakan bahwa pihak tidak ada niat untuk meninggalkan 42 penumpang asal Duri tersebut karena sebelumnya sudah ada konfirmasi dari supir ada keterlambatan. Akan tetapi karena sudah beberapa menit lewat dari jadwal, maka pihaknya terpaksa berangkat karena takut dikomplen juga penumpang lain yang sudah ada di kapal.

"Jadwal kita berangkat dari Dumai jam 07.15 WIB dan sudah kita tunggu hingga pukul 07.20 WIB, karena belum sampai juga kita terpaksa berangkat karena dikomplen penumpang kapal lainnya yang ada saat itu," kata hasan.

Ditambahkan Hasan, pihaknya sudah sering dikomplen pihak manajemen yang ada di Batam karena sering terlambat berangkat, padahal sebelumnya jadwal berangkat pukul 07.00 WIB dan saat ini sudah di ubah ke pukul 07.15 WIB. (Bku)