PASIR PANGARAIAN, Beritaklik.Com - Bupati Rokan Hulu (Rohul) Drs. H. Achmad M.Si pimpin Upacara
Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-69 tahun di
halaman kantornya di Pasirpangaraian, Ahad (17/8/14).
Upacara Peringatan HUT RI dihadiri Wakil Bupati Rohul Ir. H. Hafith Syukri MM,
unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Rohul, kalangan Kepala Satuan Kerja
Perangkat Daerah, veteran, pegawai negeri sipil dan honorer di lingkungan
Pemkab Rohul serta kalangan pelajar.
Pada sambutannya, Bupati Achmad mengatakan dengan nilai-nilai semangat,
kejujuran, keikhlasan dan kebersamaan akan lebih bangkit rasa kebangsaan dan
nasionalisme para pejuang dalam mencapai kemerdekaan RI. Hal itu, kata dia,
menjadi modal untuk melanjutkan pembangunan, terutama pembangunan daerah dan
masyarakat Rohul.
Menurut dia, cita-cita pejuang apa yang sudah tercapai dan apa yang perlu
dibenahi. Melalui momentum HUT RI ke-69, dia mengajak masyarakat merenungkan
kembali dan lebih memahami nilai-nilai perjuangan, ketabahan dan perjuangan
para pejuang tanpa pamrih.
"Dan bagaimana tekad mereka bisa terbebas dari penjajah di negeri kita
ini," kata Bupati Achmad.
Bupati menambahkan, nilai-nilai perjuangan memang sudah terlihat saat ini,
namun perlu dikoreksi, intropeksi dan ditingkatkan. "Apa yang sudah
dicapai ada yang berhasil. Dan itu jangan membuat kita puas, namun menjadi daya
dorong untuk mencapainya yang lebih baik," ujar dia.
Bupati mengakui, saat ini yang masih perlu dibenahi yakni soal kemiskinan. Kata
dia, masih banyak rakyat yang belum menikmati hidup seperti bidang pendidikan
bagi pemuda, belum seluruhnya dicapai dengan baik.
"Terpenting lagi, peningkatan pendapatan juga perlu ditingkatkan. Ini
sebagai indikator meningkatnya suatu bangsa dalam mencapai sasaran yang bisa
dicapai, dalam mewujudkan bangsa sejahtera dan makmur," jelasnya.
Dia memberikan aplaus dan apresiasi kepada para veteran di Rohul yang hadir dan
mengikuti Upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-69. Diakuinya,
setiap tahun Pemkab Rohul tetap memberikan perhatian dan penghargaan bagi
veteran. Namun, lambat laun, jumlah veteran di Rohul semakin berkurang.
Sehingga, kehadiran mereka harus menjadi motivasi bagi para generasi muda.
"Semangat mereka tetap ada walau mereka sekarang sudah pakai tongkat dan
sudah tua. Meski ada yang pakai kursi roda, mereka tetap hadir di tengah-tengah
kita dalam peringatan kemerdekaan setiap tahunnya. Itu yang harus ditauladani
bersama-sama, semangat dan rasa nasionalisme mereka tetap ada dan utuh hingga
kini," sampai Achmad.
Untuk sektor pendidikan, tambah Bupati Achmad, kedepan akan dilaksanakan secara
formal melalui pendidikan. Pendidikan saat ini adalah pembentukan karakter yang
mandiri pecaya diri. Namun, harus diteruskan pada kegiatan formal dan aktivitas
yang akan ditularkan secara estafet di masa kepemimpinan yang akan
datang.***(adv/hum)