Mengundang 11 Kabupaten/Kota, Pemkab Rohul Gelar Rakor Bahas RCC dan Expo 2015

Kamis, 11 September 2014

PASIR PANGARAIAN, Beritaklik.Com - Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) membahas rencana pengembangan potensi ekonomi kreatif di Provinsi Riau, Kamis (11/9/14).

Rakor sehari di Rumah Dinas Bupati Rohul diikuti 11 kabupaten/kota di Riau itu juga membahas even Rokan Hulu Creatif Carnaval (RCC) dan Rokan Hulu Expo 2015 yang akan dilaksanakan bertepatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Rohul ke-16 tahun pada 12 Oktober 2015 mendatang. Diharapkan, even itu masuk dalam Kalender Pariwisata Provinsi Riau.

Selain membahas RCC dan Expo 2015 yang rencananya akan dipusatkan di Kota Pasirpangaraian, 12 Oktober 2015, turut dibahas soal pengembangan potensi ekonomi kreatif di Provinsi Riau.

Rakor dihadiri Bupati Rohul Drs. H. Achmad M.Si, Wakil Bupati Rohul Ir. H. Hafith Syukri MM, Sekdakab Rohul Ir. Damri Harun MM, Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah Pemkab Rohul, serta diikuti oleh Badan Perizinan Pelayanan Terpadu dan Penaman Modal (BP2TM) dan Dinas Pariwisata dari 12 Kabupaten/ Kota di Provinsi Riau.

Bupati Rohul Achmad mengakui sengaja mengundang Kepala BP2TM dan Kepala Dinas Pariwisata se-Riau untuk membahas even RCC dan Expo tahun depan agar menjadi agenda tahunan Provinsi Riau. Apalagi, kegiatan yang ditargetkan bisa setaraf nasional tersebut membutuhkan dana besar, sehingga perlu keterlibatan dari daerah lain dan Pemprov Riau.

Even RCC, kata Bupati, akan dihandle oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Rohul. Sedangkan untuk Expo 2015 akan dihandle oleh BP2TM Rohul.

Menurut Bupati, keikutsertaan BP2TM dan Dinas Pariwisata dari 12 Kabupaten/ Kota agar mereka paham apa yang meski dilaksanakan setiap tahun. Termasuk, terkait dana yang dibutuhkan.

Konsep RCC lebih mengarah pada segi budaya. Nantinya, masing-masing daerah akan menampilkan kreatifitas, karnaval mobil hias menggunakan bahan-bahan asal daerah masing-masing. Sementara, untuk Expo 2015 lebih menjual dan berbisnis transaksi potensi daerah. Program tersebut diharapkan masuk dalam Kalender Pariwisata Riau.

"Ini merupakan momentum paling berharga. Melalui konsep RCC dan Expo, tentu kunjungan ke obyek wisata alam di Rohul akan meningkat," jelas Bupati Achmad.

Diakui Achmad, sebelum even dilaksanakan tahun depan, Pemkab Rohul akan melakukan penataan ulang dan peningkatan infrastruktur di beberapa obyek wisata alam lebih dulu. Seperti Air Panas yang belum ada duanya di pulau Sumatera, Bendungan Danau Cipogas dan obyek wisata alam lain.

"Kegiatan ini juga akan kita daftarkan ke Pemerintah Provinsi Riau sebagai langkah untuk awal dalam penyusunan Kalender Pariwisata Riau," ujar Bupati Rohul.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Siak melalui Kabid Pengolahan Pengendalian Obyek Wisata, Izram, mengatakan even itu sangat penting. Sebab, para insan parawisata di Riau bisa berkumpul dalam membahas potensi daerahnya masing-masing setiap tahunnya.

Menurut Izram, kalender even parawisata Riau harus segera disusun, termasuk dilaksanakan Rapat Kerja Pariwisata. Jika memungkinkan, setiap bulan dilaksanakan even di setiap daerah. Menurutnya, hal itu akan memancing minat turis asing untuk datang obyek wisata yang ada di Provinsi Riau.

Masih di tempat sama, Kepala BP2TM Rohul Bisman mengharapkan konsep Carnaval Creatif dan Expo menjadi agenda rutin tahunan Pemprov Riau. Yakni, setiap tahun dilaksanakan secara berpindah-pindah.

Bisman mengakui kegiatan itu masih perlu dukungan dari seluruh elemen masyarakat di Provinsi Riau, termasuk para pengrajin, budayawan dan pelaku kreatifitas. Dukungan diperlukan agar seluruh kegiatan berjalan sesuai harapan.***(adv/hum)