
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Hari pertama perlombaan Musabaqah Tilawatil Qur'an
(MTQ) XXXIII tingkat Provinsi Riau di Tembilahan Indragiri Hilir, Senin
(14/12), kafilah Bengkalis telah selesai mentuntaskan 6 cabang yang
dipertandingkan.
Cabang MTQ yang berhasil diselesaikan yaitu Fahmil Quran, MMQ (Musabaqah
Makalah Al Quran), Tilawah golongan anak-anak, remaja dan Qiroat Sab'ah,
Khattil Qur'an golongan hiasan mushaf, Tahfidz golongan 10 dan 20 juz, dan
Tafsir golongan Bahasa Indonesia.
Dicabang Fahmil Quran kafilah Bengkalis melawan Meranti dan Rohil di Gedung
Engku Kelana, Jalan Baharudin Yusuf. Hasil akhir lomba MTQ yang lebih dikenal
dengan cerdas cermat ini Bengkalis dan Rohil tersingkir dibabak penyisihan.
Di cabang MMQ, kafilah Bengkalis yang diwakili Khairul Munadi dan Endang
Saputri dituntut menuangkan isi kandungan Al Qur'an dalam bentuk makalah selama
9 jam dengan media yang digunakan hanya mesin tik. Lomba ini dipusatkan di aula
STAI Auliaurrasyidin.
Perlombaan lain yang berhasil dituntaskan kafilah Bengkalis adalah cabang
Tilawah golongan anak-anak, remaja dan Qiroat Sab'ah. Khusus tilawah anak-anak
berlangsung di masjid agung Al Huda, Jl. Jend. Sudirman sedangkan golongan
remaja dan qiroat sabah dipusatkan di astaka utama MTQ, lapangan upacara Jl.
Gajah Mada.
Cabang Tilawah ini Bengkalis diperkuat Nur Halin dan An'im Falahudin untuk
golongan anak-anak, Femty Nanda Putri dan Rafiq Al Indera digolongan remaja,
sedangkan Qiro'at Sab'ah menurunkan Wan Wasrianto dan Nur Hidayati.
Dicabang Khattil Qur'an hiasan mushaf dua utusan Bengkalis Satria Efendi dan
Siska Berliantini berhasil menyelesaikan lukisan kaligrafi indahnya tepat waktu
dari 8 jam yang diberikan oleh dewan hakim. Lomba digelar di venue Futsal, Jl.
Subrantas.
Cabang lainnya yang berhasil dituntaskan adalah Tahfidz 10 dan 20 juz dan
Tafsir Bahasa Indonesia. Lomba MTQ yang dituntut menghafal ayat Al Qur'an ini
Bengkalis menurunkan Fahmy Nazroni dan Susma Atiningsih untuk hafalan 10 juz,
20 juz Mujahid Al Fadlullah, sedangkan Tafsir Bahasa Indonesia Zulfadli dan
Nurbaiti.
Dari sekian banyak peserta kafilah Bengkalis yang berhasil mentuntaskan
perlombaan di hari pertama, H Syamsir selaku ketua ofisisial tetap optimis
Bengkalis akan meraih hasil maksimal.
"Memang tidak kita pungkiri, Fahmil Qur'an kita telah kalah namun masih
banyak cabang lain yang mampu mendulang prestasi seperti Tilawah, MMQ, Khattil
Qur'an, Syarhil Qur'an dan cabang-cabang lainnya. Mohon doa dan dukungan agar
kafilah Bengkalis tetap bisa meraih hasil maksimal," harapnya. (Bku)