
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Tiga oknum anggota Polres Bengkalis dikabarkan
ditangkap Direktorat Narkoba Polda Riau, Sabtu malam (13/12). Penangkapan
ketiga diduga terkait jaringan pengedar narkoba.
"Ini kabar duka. Kembali ada tiga personil kita, kemarin ditangkap terkait
narkoba dengan barang bukti (BB) 2,5 ons sabu dari total barang bukti 3 ons
sabu. Saya minta ini yang terakhir, saya perintahkan kepada Kasatnarkoba, Kasi
Propam tembak di tempat jika menemukan siapapun anggota Polri yang terlibat
terlebih termasuk dalam jaringan pengedar," ungkap Kapolres Bengkalis AKBP
Andry Wibowo ketika membuka amanatnya pada upacara serah terima jabatan
(sertijab) Kapolsek Pinggir, Senin (15/12).
Di tengah perubahan dan budaya Polri harus membentuk suatu organisasi yang
demokratis, pemimpinan yang demokratis dan kepemimpinan yang melayani, kata
Kapolres, tapi kesatuannya tidak meresponnya dengan tanggung jawab.
"Ketika pimpinan diperintahkan Kapolri untuk menjadi pemimpin yang melayani,
saudara- saudara justru menunjukkan hal- hal yang buruk. Dari awal sudah saya
sampaikan, saudara harus bisa membedakan, saudara polisi atau penjahat," papar
Andry.
"Sekali lagi, saya minta, kepada Kasat Narkoba dan Kasi Propam, manakala masih
ditemukan anggota menjadi jaringan dalam peredaran narkoba, tembak ditempat,
siapapun dia," tegasnya menambahkan.
Dari informasi yang rangkum, ketiga oknum anggota Polri masing-masing Brigadir
AA anggota Polsek Bengkalis, Brigadir DH dan Brigadir HS merupakan anggota
Polsek Rupat Utara.
Polres Bengkalis kembali menggelar sertijab untuk Kapolsek Kecamatan Pinggir di
Mapolres Bengkalis, Senin (15/12). Adalah AKP Afrizal Asri SIK menggantikan
Kompol Hendrik. Sertijab dipimpin langsung Kapolres Bengkalis AKBP Andry Wibowo
diikuti Perwira, Bhayangkari serta seluruh personil kesatuan unit di jajaran
Polres Bengkalis.
Dalam amanatnya, Kapolres mengingatkan kepada Kapolsek baru AKP Afrizal Asri
untuk bekerja secara maksimal mengingat Kecamatan pinggir merupakan wilayah
rawan. "Selamat datang AKP Afrizal Asri dan istri. Wilyah Pinggir merupakan
daerah rawan baik kejahatan curas, narkoba, karhutla dan potensi konflik lahan,
ini adalah tantangan. saudara harus jawab ini dengan baik, saya minta saudara
dan anggota bekerja keras, lakukan terus pendekatan dengan masyarakat," ungkap
Kapolres.
Kepada pejabat lama Kompol Hendrik dan istri, lanjut Kapolres, terima kasih
atas pengabdian dalam menjaga keamanan selama menjabat sebagai Kapolsek
pinggir.
"Jasa dan tantang tugas yang anda berikan sangat luar biasa, teruslah berkarya,
lanjutkan prestasi ditempat yang baru pada posisi baru," tukas AKBP Andry
Wibowo. (Bku)