
SIAKKECIL, Beritaklik.Com - Sekitar
50 rumah warga di Desa Tanjung Belit dan Desa Siak Empat, Kecamatan Siak Kecil
terendam banjir dengan ketinggian hampir setengah meter. Curah hujan yang
tinggi dan kanal milik perusahaan yang ada di sana, diduga menjadi pemicu utama
kedua desa ini selalu langganan banjir setiap tahun.
Kepala Desa Tanjung Belit, Joko
Margono, Rabu (17/12), mengungkapkan, banjir menggenangi desanya disebabkan
kanal PT Surya Dumai Agrindo yang operasionalnya masuk dalam kawasan desa itu.
"Mulai dari kebun sawit sampai
rumah-rumah warga sebagian besar terendam banjir yang tiap tahun semakin
tinggi, ini dipicu oleh keberadaan kanal-kanal milik PT Surya Dumai
Agrindo," ujar Joko.
Dikatakan Joko desa yang dipimpinnya dan juga Desa Siak Empat menjadi korban
dampak lingkungan dari operasional PT. SDA, akan tetapi sejauh ini belum ada
perhatian sedikitpun dari perusahaan yang bersangkutan.
"Jangan kan membantu desa dengan program CD, perhatian terhadap korban
banjirpun tidak diberikan PT SDA, kita desak direksi nya untuk turun langsung
meninjau kemari dan bertanggung jawab atas terjadinya banjir ini,"
pungkasnya.
Masyarakat Tanjung Belit dan Siak Empat lanjut Joko yang mayoritas adalah
petani, tidak dapat leluasa menjalankan aktivitas perekonomian dalam kondisi
seperti saat ini. "Petani tidak bisa beraktivitas, kita tidak mungkin
menyetop operasional PT SDA, tapi dampak lingkungannya sangat riskan bagi
masyarakat," tutup Joko. (Bku)