
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Bupati
Bengkalis, H Herliyan Saleh melepas secara resmi keberangkatan 71 jamaah umrah
sebagai bentuk penghargaan Pemerintah Kabupaten Bengkalis di Wisma Sri Mahkota,
Sabtu (20/12/).
Jamaah umrah terdiri dari guru mengaji, imam masjid/mushalla, penyelenggara
jenazah dan qori/qoriah berprestasi pada Musabaqah Tilawatil Qur'an tingkat
Provinsi Riau.
Dijelaskan ke-71 jamaah yang akan dilepas keberangkatannya itu berasal dari
seluruh kecamatan di kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini dan Lembaga
Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ). Yaitu, Kecamatan Bengkalis 9 orang,
Bantan 8 orang, Bukit Batu 7 orang, Rupat 6 orang dan Rupat Utara 2 orang.
Kemudian, Mandau 10 orang, Pinggir 7 orang dan Siak Kecil 9 orang. Sementara
dari LPTQ sebanyak 3 orang dan petugas kebersihan 10 orang.
Herliyan menambahkan, ke-71 jamaah umrah itu berangkat dua kelompok terbang
(Kloter). Kelompok pertama berangkat Senin (21/12) dengan jumlah jamaah
sebanyak 43 orang. "Sedangkan gelombang kedua sebanyak 28 orang jamaah, sehari
kemudian, Selasa (22/12)", imbuhnya.
Baik jamaah gelombang pertama maupun kedua, seluruhnya berangkat dari
Bengkalis. Dari Bengkalis menuju Batam. Setelah menginap semalam di Batam
kemudian ke Singapura. Dari Singapura mereka langsung bertolak ke Jeddah
(Mekkah) melalui Dakka (Banglades).
Bentuk Motivasi
Pemberian penghargaan untuk menunaikan
ibadah umrah yang diberikan Pemerintah Kabupaten Bengkalis setiap tahunnya, merupakan
salah satu bentuk motivasi. "Motivasi
yang saya maksudkan, bukan hanya ditujukan pada yang mereka yang
diberangkatkan, tetapi juga kepada yang belum diberangkatkan," jelas Herliyan.
Menurutnya, siapapun yang tahun 2014 ini memperoleh penghargaan yang diberikan
Pemkab Bengkalis untuk diberangkatkan menunaikan ibadah umrah, ke depan
diharapkan dapat semakin meningkatkan kualitas dan kuantitas pelaksanaan syiar
Islam yang telah dilakukan selama ini.
"Sedangkan bagi yang belum atau juga menginginkan penghargaan serupa,
pemberangkatan jemaah umrah ini diharapkan dapat menjadi pendorong atau pemacu
dan pemicu diri untuk melakukan hal-hal serupa. Sehingga bisa memperoleh
penghargaan yang sama," terangnya secara mengatakan pemberian umrah dan haji gratis seperti
selama ini ke depan tetap dilanjutkan.
Dikatakannya, setiap tahunnya banyak sekali orang yang menghendaki dan memenuhi
persyaratan mendapatkan penghargaan dari pemerintah kabupaten bengkalis untuk
diberangkatkan menunaikan ibadah umrah dan haji. Bahkan ada yang langsung
menghadap kepadanya. Namun, karena berbagai keterbatasan, maka tentu tidak
semuanya bisa dipenuhi.
Untuk tahun 2014 ini misalnya, jumlah yang diberangkatkan hanya sebanyak 71
orang. Ke-71 jamaah umrah itu terdiri dari 61 orang guru mengaji, imam
masjid/mushalla, penyelenggara jenazah dan qori/qoriah berprestasi dari seluruh
kecamatan di kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini. Sedangkan sisanya 10
orang merupakan tenaga kebersihan Dinas Pasar dan Kebersihan Kabupaten
Bengkalis.
"Ke-71 orang yang tahun ini dapat diberangkatkan k menunaikan ibadah umrah,
merupakan orang-orang pilihan. Bukan saja pilihan pemkab Bengkalis. Lebih dari
itu, yaitu terbaik di sisi Allah SWT. Karena, kesempatan bagi seseorang
sehingga dapat menunaikan ibadah umrah, pada intinya merupakan panggilan dan
bukti kecintaan Sang Khaliq kepada ummatnya", kata Herliyan.
Karena itu, kepada seluruh jamaah, Herliyan berpesan agar benar-benar
menunaikan panggilan Allah SWT dengan sebaik-baiknya. "Laksanakan ibadah dengan
khusyuk dan banyak berdo'a di tempat-tempat yang mustajab. Karena do'a dan
permohonan di sana, sangat besar peluang diijabah Allah SWT. Tapi untuk
bapak-bapak, jangan minta yang bukan-bukan", ujar Herliyan bercanda. (Bku)