
BENGKALIS, Beritaklik.Com -
Penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) dalam suatu bangsa sangat
dibutuhkan. Karena melalui iptek, suatu bangsa mampu mewujudkan kemajuan dan
kesejahteraan yang berkelanjutan.
Demikian diungkapkan, Wakil Bupati Bengkalis Suayatno saat membuka lomba karya
ilmiah penelitian mandiri yang ditaja Badan Penelitian Dan Pengembangan
Kabupaten Bengkalis, Selasa (23/12).
"Tuntutan terhadap penguasaan dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,
semakin hari dan ke depan sangat penting. Terlebih, masyarakat semakin sadar,
bahwa iptek merupakan salah satu faktor penentu dalam mewujudkan kesejahteraan
yang berkelanjutan, kemajuan bangsa dan negara," ujar Suayatno.
Dikatakan Suayatno, untuk mendorong dan meningkatkan kualitas sdm, agar lebih
berkreasi dan berinovasi dalam mengembangkan Iptek, Pemkab bengkalis melalui
balitbang melakukan berbagai kegiatan dalam mendukung iptek, salah satunya
kegiatan lomba karya tulis ilmiah penelitian mandiri.
Pada kesempatan itu, Wabup memberikan apresiasi kepada Balitbang yang terus
mendorong minat ilmuan Bengkalis untuk menemukan karya. Disamping itu,
Balitbang sebagai lembaga kelitbangan dapat menjadi kontibutor dalam memberikan
masukan, berdasarkan kajian dan penelitian sehingga regulasi atau kebijakan
yang dihasilkan merupakan kebijakan yang berkualitas, akomodatif, inovatif,
aspiratif dan optimal dalam pemberian pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.
Untuk mencetak peneliti muda, Pemkab Bengkalis juga telah membentuk kader-kader
peneliti muda di tingkat SMA dan SMK se-Kabupaten Bengkalis dengan nama karya
ilmiah remaja ilmu pengetahuan dan teknologi (kir iptek). Keberadaan
kader - kader peneliti muda ini, memanfaatkan laboratorium di sekolah, sehingga
menjadi suatu aktivitas ekstrakurikuler.
"Saya berharap para peneliti pada tingkat SMA maupun perguruan tinggi
diharapkan untuk terus melakukan penelitian dan menjaga hasrat untuk
mengembangkan penelitian, sehingga terciptanya inovasi yang dapat menjadi data
dan aset Kabupaten Bengkalis ke depannya," ungkapnya.
Kepala Balitbang, Sopian Hadi, peserta yang mengikuti lomba karya ilmiah
penelitian mandiri, dari kalangan pelajar tingkat SLTA sederajat se-Kabupaten
Bengkalis dan perguruan tinggi se-Provinsi Riau. Kategori yang ditampilkan
dalam lomba tersebut, dari bidang teknik sipil, kesehatan, pertanian,
perikanan, industri, robotika dan energi terbarukan. Peserta lomba juga
diberikan bantuan penelitian, sebesar Rp 50 juta untuk kategori umum dan Rp 10 juta
untuk kategori pelajar. (Bku)