
Para narasumber Workshop Jurnalistik PWI Kabupaten Bengkalis Diikuti Seratus Wartawan
Para narasumber Workshop
Jurnalistik PWI Kabupaten Bengkalis. Dari kiri; Ketua SPS Riau Dr. H.
Syafriadi, Sekretaris PWI Riau Eka PN, Asisten Administrasi Umum Dr. H. Herdi
Salioso dan moderator Ketua PWI Bengkalis, Usman Malik.
DURI, Beritaklik.Com
- Persatuan Wartawan
Indonesia (PWI) Kabupaten Bengkalis menggelar Workshop Jurnalistik, diikuti
oleh wartawan yang bertugas di Negeri Junjungan. Kegiatan yang berlangsung
sehari ini digelar di Duri, Rabu (24/12/2014).
Sebanyak 100 wartawan ambil bagian dalam workshop yang dibuka oleh Bupati
Bengkalis yang diwakili Asisten Bidang Administrasi Umum, Dr. H. Herdi Salioso.
Sementara nara sumber, Ketua Serikat Penerbit Surat kabar (SPS) Riau, Dr. H.
Syafriadi dan Sekretaris PWI Riau, Eka PN.
Bupati Bengkalis dalam sambutan yang dibacakan Asisten Bidang Administrasi
Umum, sangat menyambut positif kegiatan ini. Ia berharap melalui kegiatan ini,
wartawan yang bertugas di Kabupaten Bengkalis yang pada umumnya masih
muda-muda, bisa meningkatkan wawasan dan pengalaman tentang jurnalistik yang
terus dinamis.
''Apalagi saya lihat nara sumber yang dihadirkan merupakan wartawan senior di
Riau. Banyak sekali pengalaman jurnalistik yang mereka punyai dan itu tidak ada
dalam buku-buku jurnalistik. Jadi manfaatkanlah kesempatan ini,'' ujar Asisten.
Pada kesempatan itu Asisten juga berharap pers ikut berperan dalam pembangunan
daerah, di samping peran pers sebagai sosial kontrol.
Selain membuka workshop, Asisten juga ikut menyampaikan materi kepada wartawan
tentang pengalamannya yang punya kedekatan dan hubungan baik dengan wartawan.
''Pena kawan-kawan wartawan sangat banyak jasanya kepada saya. Saya bisa begini
hari ini, juga tidak terlepas dari peran kawan-kawan pers yang ikut mendorong
dan mempromosikan saya,'' ujarnya.
Sementara Dr. Syafriadi dalam pemaparannya menyampaikan tentang UU Pers dan
kode etik jurnalistik. Ia mengingatkan kepada wartawan untuk memahami dan
mentaati kode etik jurnalistik dalam melaksanakan tugas-tugas kewartawanan
sehingga tidak menimbulkan persoalan hukum.
Sedangkan Sekretaris PWI Riau, Eka PN menekan pentingnya profesionalitas,
idealisme dan kredebilitas dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistik.
''Tidak semua fakta layak diberitakan. Prinsip bad news is good news harus
disikapi secara arif oleh seorang wartawan sebelum menulis sebuah berita untuk
dipublikasikan ke publik,'' ujarnya.
Sebelumnya Ketua PWI Bengkalis, Usman Malik menyampaikan bahwa workshop
jurnalistik ini merupakan program kerja PWI Bengkalis tahun 2014. Tujuannya tak
lain adalah menambah wawasan para wartawan yang ada di Kabupaten Bengkalis
sehingga bisa menunjang dalam menjalankan tugas sehari-hari.
''Saya berharap kawan-kawan bisa mengikuti workshop ini sampai selesai karena
nara sumber yang dihadirkan panitia merupakan wartawan senior di Riau dan
secara akademis juga sudah sangat mumpuni. Pak Syafriadi merupakan satu-satunya
doktor pers di Riau, sementara Eka PN adalah magister komunikasi jebolan
Malaysia,'' harapnya.
Pada kesempatan itu, Usman Malik juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada
Pemkab Bengkalis yang senantiasa mendukung program kerja PWI Kabupaten
Bengkalis. Ia berharap hubungan kerjasama yang baik ini bisa terus berlanjut
dan bisa lebih ditingkatkan di masa-masa mendatang. (Bku)