Bengkalis Antisipasi Wabah Flu Burung

Selasa, 22 Januari 2013

BENGKALIS-Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak)
Kabupaten Bengkalis melarang itik dari Pulau Jawa masuk ke Kabupaten Bengkalis. Kebijakan ini diambil menyusul telah terjadi penyebaran virus flu burung atau avian influenza jenis baru yang menyerang 4 provinsi di pulau Jawa.

“Ini langkah untuk mewaspadai terhadap kemungkinan penyebaran virus flu burung. Kita awasi secara ketat agar sementara tidak memasukkan itik dari Provinsi Jateng, Jabar, Yogyakarta dan Jatim,” ujar Kabid. Kesehatan Hewan Bengkalis, Muhammad melalui Kasi. Pencegahan Penyakit Distanak Bengkalis, Moh Bero, akhir pekan kemarin.

Kebijakan pelarangan ini juga mengikuti imbauan dan arahan Distanak Provinsi Riau.  Sebagai langkah kewaspadaan tersebut dilakukan pengawasan lalu lintas dan tata niaga unggas, serta olahan dan limbah terutama pada itik. 
“Sejauh ini belum ada laporan itik warga di Bengkalis yang mati massal dan belum ada  yang terkena virus AI,” ujarnya.
Kepada peternak unggas di Bengkalis jika menemukan itik yang mati secara mendadak dan dalam jumlah besar, sesegera mungkin dilaporkan ke petugas Distanak yang ada di kecamatan-kecamatan maupun kabupaten. Sehingga dapat segera ditangani secara intensif. 
“Kita surati seluruh UPT maupun camat se- Kabupaten Bengkalis, untuk segera mewaspadai virus AI pada unggas ini,” tutupnya.(bk.um)