Gowes Bareng SKB Ajang Silaturahmi dan Rekreasi

Sabtu, 17 Januari 2015

Komunitas Sepeda Kayuh Bengkalis (SKB), Minggu pagi (11/1/2015), menggelar kegiatan rutin bersepeda alias Gowes bareng dengan para anggota komunitas.

Komunitas Sepeda Kayuh Bengkalis (SKB), Minggu pagi (11/1/2015), menggelar kegiatan rutin bersepeda alias Gowes bareng dengan para anggota komunitas.

BENGKALIS, Beritaklik.Com - Kegiatan ini sebagai sarana meningkatkan silaturahmi antara anggota, juga ajang olahraga dan rekreasi, sekaligus memasyarakatkan olahraga sepeda di tengah-tengah masyarakat.

Rute yang ditempuh pada Minggu kemarin, start dari Air Mancur, Taman Andam Dewi Bengkalis, menelusuri jalan Gatot Subroto - Ahmad Yani. Saat melintasi jalan protokol kota, peserta Gowes SKB masih biasa-biasa saja, karena jalan aspal dan mulus. Namun ketika masuk di kawasan perkebunan karet di Desa Air Putih menuju Desa Senggoro, mulai sedikit mendapat tantangan, karena jalan yang dilintasi rusak dan berliku.

Tantangan mulai dirasakan rombongan Gowes komunitas SKB, ketika mulai masuk ke perkebunan sawit dan bekas hutan terbakar di Desa Senggoro menuju Desa Wonosari. Terlebih jalan yang dilalui berupa lahan gambut dan rusak, sehingga sedikit menyusahkan para pengayuh saat melintasi jalan tersebut.

Perjalanan melintasi lahan gambut hari ini, baru permulaan dan latihan saja. Meski belum ekstrim dengan lokasi di daerah lain, namun tetap saja membuat para anggota sedikit kewalahan," ujar Ketua SKB IPDA Edwi Sunardi.

Dikatakan Edwi Sunari, keberadaan komunitas Sepeda Kayuh Bengkalis (SKB) sebagai wadah untuk menampung para pencinta olahraga sepeda di daerah ini. Selama ini, di kota Bengkalis banyak penggemar olahraga sepeda, hal ini terlihat dari banyak jumlah peminat sepeda pada Bengkalis Fun Bike yang lalu. Tapi karena belum ada wadah yang mengayomi, sehingga keberadaannya belum menyatu dan terkesan sendiri-sendiri.

"Mudah-mudahan, dengan keberadaan SKB ini, mampu menghimpun para pencinta olahraga sepeda untuk bergabung dalam komunitas SKB ini," ungkap pria yang sehari-hari bertugas sebagai Kasi Propam di Polres Bengkalis ini.

Saat ini jumlah anggota SKB mencapai 35 orang yang berasal dari berbagai kalangan profesi seperti PNS, anggota polisi dan kalangan swasta di antaranya, Indra Gunawan (Kepala Dinas Pasar dan Kebersihan), AKP Zulfa (Kasat Bimas Polres Bengkalis). Meski baru empat bulan berdiri, namun kiprah SKB sudah mengikuti even Jelajah Gunung Sago di Payakumbuh, Sumatera Barat, pada Desember 2014 lalu.

Lebih lanjut Edwi mengatakan, melalui wadah SKB ini, diharapkan membangkitkan minat masyarakat, khususnya generasi muda untuk mencintai olahraga sepeda. Mengingat, saat ini budaya bersepeda di kalangan masyarakat, sudah mulai ditinggalkan. Tidak hanya di perkotaan, masyarakat di pedesaan juga mulai meninggalkan kebiasaan bersepeda. "Padahal banyak keuntungan yang didapat dari bersepeda. Mulai dari kebiasaan sehat, juga sebagai langkah mendukung penghemat bahan bakar minyak (BBM) seperti dicanangkan oleh pemerintah," ujarnya.

Ke depan untuk meningkatkan minat olahraga sepeda di kalangan generasi muda, SKB akan menjalin kerja sama dengan induk olahraga sepeda yakni Ikatan Sepeda Indonesia (ISI). Langkah ini penting, dari komunitas SKB ini akan mencetak atlet sepeda berprestasi.

Salah seorang peserta SKB baru, Adi Sutrisno, menyambut baik keberadaan komunitas SKB ini. Melalui wadah ini, dirinya bisa menyalurkan hobi bersepeda dengan menyelusuri trake jauh dan sedikit menantang. "Selama ini saya bersepeda hanya di kota Bengkalis dan sekitarnya. Itu pun dilakukan sendiri, sehingga membosankan," ujar pria yang bekerja di Bagian Humas Setda Bengkalis ini.

SKB membuka pintu lebar bagi pencinta olahraga sepeda untuk bergabung, caranya bisa menghubungi saudara Benu dengan nomor HP 0853-7606-0000. (Bku)