Masyarakat Diminta Laporkan Pembakar Lahan Karhutla Kembali Ancam Bengkalis

Ahad, 25 Januari 2015

BENGKALIS, Beritaklik.Com - Baru Satu minggu Bengkalis tidak diguyur hujan, namun kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) sudah terjadi di sejumlah tempat. Hingga saat ini sudah tiga lokasi terjadi kebakaran, di Kecamatan Bukit Batu, Siak Kecil dan Bantan, beruntung ketiganya berhasil dipadamkan.

Kendati sosialisasi dan peringatan terus dilakukan oleh Pemerintah Daerah melalui BPBD-Damkar, namun ada saja yang nekat mengambil jalan pintas membersihkan lahan dengan cara membakar. "Kita tengarai kebakaran di sejumlah tempat itu disengaja. Mereka tidak pernah belajar dari kasus sebelum-sebelumnya, sudah puluhan yang diamankan aparat karena membakar lahan," ujar Kepala BPBD-Damkar melalui Kabid Damkar, Suiswantoro, Minggu (18/1).

Seperti kebakaran di Kecamatan Bukit Batu tanggal 13 lalu, api baru berhasil dipadamkan pada tanggal 15 Januari, setelah regu pemadam BPBD-Damkar dibantu MPA, dan regu pemadam lainnya bertugas terjun langsung memadamkan api.

Sedangkan Sabtu lalu karhutla terpantau di desa Sadar Jaya Kecamatan Siak Kecil. Lokasi yang terbakar hutan semak belukar dan ada bekas tebangan tidak jauh dari lahan milik PT BBHA Sinar Mas Group. "Setelah tim BPBD-Damkar turun dibantu RPK PT BBHA, kebakaran berhasi kita jinakkan. Di lokasi ini setidaknya 2 hektar lahan yang terbakar," imbuh Suis.

Di tiga lokasi kebakaran tersebut sudah berhasil dipadamkan, dan sejauh ini hasil pantauan dan koordinasi dengan sejumlah pihak tidak ditemukan kebakaran lainnya di seluruh Kecamatan di Kabupaten Bengkalis.

"Tapi perlu kami ingatkan, saat ini angin utara. Artinya, tipis kemungkinan akan turun hujan dalam waktu dekat, ditambah lagi hembusan angin cukup kencang. Untuk itu, masyarakat kembali dihimbau untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran baik saat membersihkan lahan atau membuka lahan perkebunan baru," ujar Suis.

Kondisi cuaca seminggu terakhir cukup ekstrim, tidak hanya hembusan angin yang cukup kencang tapi juga panas yang cukup menyengat. Masyarakat kembali diingatkan untuk tidak melakukan pembakaran, jika tidak, bersiap-siaplah berhadapan dengan proses hukum.

"Sudah banyak teman dan saudara kita yang ditahan karena membakar lahan, jadi kembali kami ingatkan jangan sekali-kali melakukan pembakaran lahan dan hutan jika tidak mau dipenjara," ingat Suis.

Babinkamtibmas Lebih Agresif

Sementara itu, Kapolres Bengkalis, AKBP A Supriyadi mengingatkan Babinkamtibmas di jajaran Polsek harus lebih agresif dalam penanggulangan dan juga sosialisasi karhutla mengingat cuaca Bengkalis mulai panas menyengat.


"Ini salah satu upaya kita dalam persiapan menanggulangi Karhutla di wilayah Kabupaten Bengkalis. Sebab, dari beberapa hari terakhir, panas mulai menyengat lantaran tanah mayoritas gambut yang rentan api," ujarnya.

Oleh sebab itu, setiap Polsek harus siap siaga dalam penanggulangan karhutla dengan iringi melakukan sosialisasi dampak lingkungan dan hukum jika terjadi karhutla pada masyarakat mulai saat ini, sebab dampak lingkungan akibat karhutla selain merugikan kesehatan, juga merugikan masyarakat.

Di samping melakukan pendekatan dengan masyarakat dan perusahaan, menurut Mantan Kapolres Pelelawan, pihaknya juga akan merangkul Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkalis serta pihak TNI Kodim 0303 untuk saling bahu membahu untuk membantu mencegah dan mengatasi karhutla. (Bku)