
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Masyarakat meminta kepada Dinas Tata Kota
dan Pemukiman Wilayah Kabupaten Bengkalis untuk membersihkan pohon kelapa sawit
di pinggir sepanjang jalan Bengkalis-Bantan karena dinilai sudah mengganggu.
Terutama sekali untuk pohon-pohon yang sudah condong dan tidak produktif lagi
atau tidak menghasilkan.
"Kita sudah surati dinas terkait, termasuk kepada Bupati. Intinya, kita minta
pohon kelapa sawit di pinggir sepanjang jalan Bengkalis-Bantan agar ditebang.
Keberadaan pohon tersebut sangat mengganggu pengguna jalan, bahkan
sewaktu-waktu bisa membahayakan karena sudah banyak yang condong ke arah
jalan," ujar Ketua Solidaritas Penggiat Lingkungan Kabupaten Bengkalis, Turadi
kepada wartawan, Jumat (23/1).
Dijelaskan Turadi, baru-baru ini sudah ada pohon kelapa sawit yang berada di
pinggir jalan tersebut yang tumbang ke jalan. Beruntung saja tidak ada pengguna
jalan yang sedang melintas menjadi korban waktu itu.
"Sebelum jatuh korban, alangkah baiknya pohon tersebut ditebang. Terutama
sekali pohon-pohon yang sudah condong ke arah jalan. Terlebih lagi saat ini
angin kencang, bisa saja pohon-pohon tersebut tumbang akibat tiupan angin,"
ujar Turadi.
Ditambahkan Turadi, sebelum menyurati Dinas Tata Kota dan Pemukiman Wilayah,
pihaknya juga pernah menyurati Dinas Pasar dan Kebersihan Kabupaten Bengkalis.
Waktu itu Dinas Pasar dan Kebersihan mengatakan, wewenang tersebut tidak lagi
berada di mereka menyusul adanya perubahan SOTK.
"Namun mereka waktu itu mengatakan akan meneruskan surat tersebut ke Dinas Tata
Kota dan Pemukiman. Kami pun setelah itu menyurati Dinas Tata Kota sekitar
akhir tahun lalu. Namun sejauh ini belum ada tanggapan," tutup Turadi. (Bku)