
Bupati H Herliyan Saleh memberikan ucapan selamat kepala Ketua Dewan Pimpinan MUI Kabupaten Bengkalis H A Rahman D usai dikukuhkan, Minggu (1/2) malam.
Bupati H Herliyan Saleh
memberikan ucapan selamat kepala Ketua Dewan Pimpinan MUI Kabupaten Bengkalis H
A Rahman D usai dikukuhkan, Minggu (1/2) malam.
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Bertempat di Gedung Daerah Datuk
Laksamana Raja Di laut, Minggu (1/2/2015) malam, Dewan Pimpinan Majelis Ulama
Indonesia (MUI) Kabupaten Bengkalis masa khidmat 2014-2019, resmi
dikukuhkan.
Pengukuhan organisasi kemasyarakatan Islam yang berdiri 26 Juli 1975 itu,
dilakukan Ketua Umum Dewan Pimpinan MUI Provinsi Riau yang diwakili Ketua
Harian MUI Riau H Ramli Khatib.
Selain Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh, juga hadir pada acara pengukuhan
tersebut di antaranya Wakil Bupati H Suayatno, Sekretaris Daerah H Burhanuddin,
Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Bengkalis H Jumari.
Bupati yang juga Dewan Pembina MUI Kabupaten Bengkalis mengatakan, sebagai
wadah bermusyawarah dan berhimpunnya ulama, zu'ama dan cendikiawan Islam di
daerah ini, keberadaan MUI sangat dibutuhkan. Memiliki peran dan peranan sangat
besar dalam membimbing, membina dan mengayomi umat Islam di kabupaten berjuluk
Negeri Junjungan ini.
Karena itu dan mengingat kian kompleksnya persoalan yang terjadi di
tengah-tengah umat, seluruh pengurus MUI, harapnya, benar-benar dapat
memberikan bimbingan dan tuntunan kepada umat Islam di daerah ini, dalam
mewujudkan kehidupan beragama dan bermasyarakat yang diridhoi Allah SWT. Sesuai
dengan Alqur'an dan Hadits.
Selain itu, imbuhnya, MUI juga harus dapat menjadi penghubung antara ulama dan
umaro (Pemerintah Kabupaten Begkalis) serta penterjemah timbal balik antara
umat dan pemerintah guna mensukseskan pembangunan di daerah ini.
Kemudian, karena di Kabupaten Bengkalis juga banyak terdapat organisasi
kemasyarakat Islam, MUI juga diharapkan Bupati untuk senantiasa meningkatkan
hubungan serta kerjasama antar organisasi, lembaga Islam
dan cendekiawan muslimin.
"Terutama dalam memberikan bimbingan dan tuntunan kepada masyarakat khususnya
umat Islam dengan mengadakan konsultasi dan informasi secara timbal balik.
Bangun sinersitas dan soliditas, saling asah, saling asih dan saling asuh",
pinta Herliyan.
Adapun Dewan Pimpinan MUI Kabupaten Bengkalis yang dikukuhkan tersebut,
diantaranya H Rahman D selaku Ketua Umum. Sedangkan H Imam Hakim sebagai
Sekretaris Umum.
"Di bawah kepemimpinan orang tua kita, H Rahman D, saya percaya eksistensi,
kiprah dan peran MUI Kabupaten Bengkalis ke depan, akan semakin lebih baik,''
ujar Bupati.
Strategis
Ditambahkan Bupati,
bagi Pemkab Bengkalis, MU merupakan mitra strategis dan penting. Terutama dalam
mensosialisasikan berbagai kebijakan pemerintah dan memberikan pemahaman tentang
program serta kegiatan pembangunan yang telah, sedang dan akan dilakukan.
Karena itu, Bupati berharap, seluruh pengurus MUI dapat menjadi tempat
bertanya. Dapat memberi tunjuk ajar, terutama jika terjadi kesimpangsiuran
informasi yang berkembang di tengah-tengah umat.
"Lebih-lebih jika informasi itu tidak sesuai dengan fakta sesungguhnya.
Sehingga mereka bisa mengerti, memahami dan tidak salah dalam bertindak akibat
informasi yang diterima tersebut tidak benar", ujar Herliyan.
Kemudian, sebagai rohnya atau tempat sandaran umat, selain sebagai tempat
bertanya, MUI Kabupaten Bengkalis diharapkan benar-benar dapat menjadi penyatu
umat. Untuk itu MUI mesti peka dengan permasalahan yang terjadi di
tengah-tengah kehidupan masyarakat.
"Harus aktif mengambil peran dalam mencarikan solusi sesuai fungsi dan
kapasitas yang dimiliki secara arif dan bijaksana serta menyejukkan
masyarakat", harapnya.
Di bagian lain, kata Herliyan, selain yang positif, era globalisasi juga
mempunyai pengaruh negatif. Pengaruh buruk ini, langsung atau tidak, cepat atau
lambat, akan menyebabkan terjadinya degradasi etika moral umat. Lebih-lebih di
kalangan generasi muda Islam.
Menghadapi persoalan ini, Herliyan mengajak MUI agar senantiasa bersatu padu
bersama pemerintah dan segenap elemen masyarakat untuk terus menerus
membentengi umat. Apalagi dampak negatif dimaksud saat ini sudah merambah
sampai ke pelosok desa. Tidak mengenal batas usia ataupun status sosial umat
yang menjadi korbannya.
"Untuk itu, lakukan dakwah serta tegakkan amar ma'ruf nahi munkar secara berkesinambungan, cerdas dan
menyejukkan. Laksanakan berbagai program, kegiatan dan upaya agar umat dapat
membentengi dirinya. Menjadi imun dari pengaruh negatif tersebut", tegasnya.
Herliyan juga mengatakan, Pemkab Bengkalis akan mendukung sepenuh setiap upaya
yang dilakukan MUI Kabupaten Bengkalis untuk meningkatkan kemaslahatan umat di
daerah ini. (Bku)