LAMR Bukit Batu Taja Seminar Sehari Perkokoh Nilai dan Budaya Melayu Hadapi Globalisasi

Selasa, 10 Februari 2015

Seminar budaya yang ditaja LAMR Kecamatan Bukitbatu.

Seminar budaya yang ditaja LAMR Kecamatan Bukitbatu.

SUNGAIPAKNING, Beritaklik.Com - Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kecamatan Bukit Batu, Rabu (4/2), menggelar seminar sehari dengan tema memperkokoh nilai dan budaya melayu dalam menghadapi pengaruh globalisasi. Seminar tersebut dilaksanakan di wisma Pertamina RU II Sungai Pakning itu dibuka secara resmi Camat Bukit Batu, M Fadlul Wajdi.

Hadir ketua LAMR Bukit Batu, Moeslim Rozali, B.Ac beserta jajarannya, Upika Bukit Batu, Manajer Pertamina RU II Sungai Pakning dan jajarannya, narasumber seminar Jefry Al - Malay, S.Hum, Muhammad Kafrawi, M.Sn, sejumlah kepala desa / lurah, tokoh masyarakat dan puluhan siswa - siswi dari beberapa sekolah yang menjadi peserta seminar.

Dalam sambutannya, Camat Bukit Batu, M Fadlul Wajdi mengapresiasi kegiatan seminar LAMR tersebut demi menanamkan nilai dan norma melayu kususnya kepada siswa-siswi sebagai generasi penerus.

"Pemerintah Kecamatan Bukit Batu mengapresiasi dan menyambut hangat program kerja LAMR Bukit Batu berupa seminar ini, dan kita berharap dapat bermanfaat serta menumbuhkan kesadaran yang mendalam khususnya bagi siswa-siswi untuk diterapkan pada kehidupan sehari-hari," kata Fadlul Jefry Al Malay Penangkal globalisasi agama dan seni budaya.

Ketua LAMR Kecamatan Bukit Batu? Moeslim Rozali dalam kesempatan itu mengutarakan pihaknya berkomitmen dalam mendukung pelestarian dan penerapan nilai dan norma budaya melayu di negeri laksamana.

"Kita berharap dengan digelarnya seminar tentang memperkokoh nilai - nilai budaya melayu dalam menghadapi globalisasi ini dapat menunjang penerapannya di tengah-tengah masyarakat, LAMR Bukit Batu berkomitmen untuk terus melaksanakan program yang berkaitan dengan pengembangan seni maupun budaya melayu ke depan," tutur Moeslim.

Usai pembukaan secara resmi, acara dilanjutkan dengan presentasi dari kedua narasumber yakni Jefry Al Malay dan Hang Kafrawi, diikuti secara antusias oleh peserta seminar hingga pukul 11.30 WIB. (Bku)