Lantik Camat Bengkalis Bupati: Intens Koordinasi dan Komunikasi

Kamis, 12 Februari 2015

Bupati H Herliyan Saleh melantik Camat Bengkalis, Jamaluddin di aula Kantor Camat Bengkalis, Kamis (5/2).

Bupati H Herliyan Saleh melantik Camat Bengkalis, Jamaluddin di aula Kantor Camat Bengkalis, Kamis (5/2).

BENGKALIS, Beritaklik.Com - Kecamatan Bengkalis memiliki kekhususan tersendiri, sebagai pusat pemerintahan dan ibu kota kabupaten. Untuk itu, Camat Bengkalis harus intens lakukan koordinasi dan komunikasi, terutama dengan SKPD teknis di tingkat kabupaten.

Harapan itu disampaikan Bupati Bengkalis, Herliyan Saleh saat melantik Camat Bengkalis, Jamaludin di aula kantor Camat Bengkalis, Kamis (5/2/2015). Jamaludin menggantikan Rusli yang dipromosikan menjadi Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bengkalis, yang dilantik pada 28 Januari 2015 lalu.

Dikatakan Herliyan, kecamatan Bengkalis ini juga ibukota kabupaten Bengkalis, maka kegiatan yang menjadi kewenangan Kecamatan Bengkalis, harus diselaraskan dan mendukung kegiatan yang dilaksanakan SKPD teknis di tingkat kabupaten.

S
ebagai contoh, salah satu kegiatan di tingkat kabupaten yang setiap tahun dilakukan, adalah menjadikan Kota Bengkalis ini bersih dan mendapat penghargaan Adipura. Berkaitan dengan itu, Camat Bengkalis harus dapat menggerakkan seluruh perangkat kecamatan, baik itu lurah, kepala desa, ketua RW maupun RT serta seluruh lapisan masyarakat di Kota Bengkalis ini bergerak dan berbuat bersama-sama, sehingga penghargaan Adipura yang sejak beberapa tahun lalu diraih kota bengkalis, ke depan tetap dapat pertahankan.

Selain secara rutin melaksanakan kegiatan gotong royong, melakukan sosialisasi arti penting lingkungan yang bersih secara berkesinambungan kepada masyarakat. Begitu pula dengan pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Apalagi saat ini dan diperkirakan hingga bulan juni mendatang, kabupaten bengkalis mengalami musim kemarau.

Sesuai peraturan perundang-undangan, camat sebagai pemimpin satuan kerja perangkat daerah (SKPD), mengurusi secara teknis fungsional kewilayahan. Ini bermakna, seorang camat harus dapat memainkan dua peran dan fungsi dalam waktu yang bersamaan, yaitu sebagai seorang pemimpin organisasi dan pemimpin sosial.

"Sebagai pemimpin organisasi, camat dengan kemampuan manajerialnya harus dapat memberikan pencerahan bagi organisasi yang dipimpinnya. Menciptakan situasi dan kondisi kondusif serta memungkinkan berlangsungnya proses-proses manajemen secara optimal," ujar Herliyan.

Lebih lanjut Bupati Bengkalis mengatakan, sebagai pemimpin sosial, seorang camat harus menjadi panutan. Prilaku dan kepribadiannya, harus dijadikan kekuatan dan mampu menggerakkan pemberdayaan masyarakat yang ada di kecamatan yang dipimpinnya, sehingga secara nyata masyarakat dapat ikut serta berperan aktif dalam pembangunan.

Tunjuk Ajar

Pada kesempatan itu, Bupati juag minta agar tokoh masyarakat, tokoh adat, alim ulama dan cerdik pandai di kecamatan Bengkalis memberikan tunjukan ajar kepada Camat Bengkalis, Jamalaudin.

"Saya menitipkan kepada para orang tua kami, tokoh masyarakat, tokoh adat, alim ulama dan cerdik pandai agar berikan tunjuk ajar, tegur sapa, sumbang saran kepada camat baru. Langkah ini penting, agar Camat Bengkalis ini tidak salah dalam melangkah, tidak keliru dalam berbuat," ungkap Bupati.

"Mohon berikan dukungan sepenuhnya, sehingga kewenangan, tugas pokok dan fungsinya dapat dilaksanakan dengan baik, berbagai prestasi dan keberhasilan camat sebelumnya dapat dipertahankan dan ditingkatkan. Harapan yang setali tiga uang, tentunya juga saya sampaikan kepada seluruh lapisan masyarakat di kecamatan Bengkalis ini," ungkap Datuk Setia Amanah Negeri.

Herliyan percaya,melalui dukungan semua pihak, Camat Bengkalis yang baru saja dilantik dapat memenuhi apa yang menjadi harapkan kecamatan. Apalagi sebelum ini, Jalamuddin, juga pernah ditugaskan di Kecamatan Bengkalis ini sebagai Sekretaris Kecamatan. (Bku)