Abrasi di PT MAS Sudah Capai Pemukiman

Rabu, 18 Februari 2015

BENGKALIS, Beritaklik.Com - Abrasi yang menerjang kawasan PT Meskom Agro Sarimas (MAS) yang berhadapan dengan Selat Malaka sudah sangat memprihatinkan. Dalam kurun waktu yang diperkirakan kurang dari 10 tahun, sebanyak 20 hektar lahan perkebunan perusahaan sawit tersebut sudah "terjun" ke laut.

"Laju abrasinya sangat cepat sekali, bukan hanya lahan perkebunan yang jadi sasaran. Melainkan juga sudah mencapai pemukiman," ujar anggota Komisi II DPRD Bengkalis, Sofyan kepada wartawan, Senin (9/2).

Dikatakan, saat Komisi II meninjau abrasi di kawasan tersebut, sepanjang garis pantai sudah mengalami abrasi hingga ke daratan mencapai 1,5 KM. Pohon sawit yang ditanam sudah banyak yang bertumbangan dan daratan yang berhadapan langsung dengan gelombang retak di sana sini. "Di sana tekstur tanahnya sebagian besar tanah gambut. Begitu tidak ada yang pepohonan yang menahan laju abrasi, maka tanah-tanah ini mudah retak dan kemudian hanyut terbawa air laut. Kondisi ini tidak bisa dibiarkan begitu saja, sangat mengkhwatirkan sekali," katanya.

Terkait dengan usaha-usaha yang dilakukan oleh pihak perusahaan dalam menahan laju abrasi, Sofyan mengatakan, berdasarkan hasil tinjauan ke lapangan, tidak ada aksi nyata. "Tidak ada aksi penanaman mangrove atau hal-hal lain yang mereka lakukan untuk mencegah itu," ujarnya.

Sesuai dengan instruksi dari Wakil KetuaDPRD Zul Helmi yang menginginkan Komisi II segera cepat tanggap, Sofyan mengatakan, pihaknya dalam waktu dekat akan menggelar pertemuan dengan pihak perusahaan dan juga SKPD terkait seperti Badan Lingkungan Hidup (BLH) dan juga Dinas PU. "BLH kita minta hadir untuk mengetahui saat penyusunan AMDAL bagaimana. Tentu disebut kemungkinan terjadinya abrasi dan cara-cara penganannya," kata Sofyan lagi. (Bku)