Kebakaran Hutan dan Lahan Terus Meluas

Ahad, 01 Maret 2015

Tim gabungan berusaha memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Desa Buruk Bakul, Kecamatan Bukit Batu, Selasa (11/2).

Tim gabungan berusaha memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Desa Buruk Bakul, Kecamatan Bukit Batu, Selasa (11/2).

BENGKALIS, Beritaklik.Com - Kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Bengkalis terus meluas. Tidak hanya di Desa Buruk Bakul, Kecamatan Bukitbatu, di Desa Damai (pemekara Desa Temeran), Kecamatan Bengkalis juga terjadi kebakaran.

Kapolres Bengkalis, AKBP A Suryadi dihubungi, Rabu (11/2) mengatakan, Selasa sore dirinya bersama sejumlah anggota mengecek langsung kebakaran yang terjadi di Desa Damai. Karena lokasi kebakaran sulit dijangkau dengan kendaraan roda empat, dirinya menggunakan motor trail menuju lokasi kebakaran.

"Lokasinya agak jauh ke dalam. Kita menggunakan motor menuju ke titik kebakaran. Saya sudah perintahkan anggota untuk memanggil para pemilik lahan yang lahannya terbakar untuk dimintai keterangan," ujar Kapolres.

Ditanya kemungkinan ada usur kesengajaan, Kapolres tidak menampik hal itu. "Ya enggak mungkinlah terbakar dengan sendirinya," ujarnya. Saat ini kata Kapolres, pihaknya sudah menerjunkan anggota untuk ikut melakukan pemadaman di beberapa lokasi. Untuk pemadaman di Buruk Bakul Kecamatan Bukit Batu, ada 215 personil gabungan yang melakukan pemadaman ditambah 4 unit alat berat.

"Tim gabungan saat ini fokus menahan laju api agar tidak menjalar ke mana-mana. Di Buruk Bakul itu ada kanal-kanal yang membatasi antara satu hamparan dengan lainnya. Kita berusaha maksimal agar api tidak sampai menyeberangi kanal," sebutnya.

Mantan Kapolres Pelalawan ini kembali mengingatkan agar masyarakat siapa saja tidak melakukan pembakaran baik saat membuka lahan perkebunan baru maupun ketika membersihkan lahan. Cuaca panas sepertisekarang ini sangat rentang terjadinya kebakaran.

Water Boombing
Kondisi cuaca yang cukup panas ditambah hembusan angin yang cukup kencang dan suitnya medan, menyebabkan karhutla di Buruk Bakul sulit dipadamkan. Sejak terbakar beberapa hari lalu, sampai hari ini api belum berhasil dijinakkan.

Terkait kondisi tersebut, menurut Kabid Damkar, Suiswantoro, pemadaman di Buruk Bakul dan beberapa titik api di Siak Kecil seperti di Sumber Jaya dan Sungai Linau akan diusahakan dengan menggunakan helikopter. "Ada rencana PT Arara Abadi akan melakukan pemadaman lewat udara (water boombing) karena upaya pemadaman melalui jalur darat sangat sulit," ujar Suiswantoro.

Sementara juru bicara Sinar Mas Forestry, Nurul Huda ketika dihubungi membenarkan ada rencana pemadaman api di Buruk Bakul dan beberapa titik lainnya dengan cara pengeboman air lewat udara, namun pihaknya masih melakukan pengkajian mengingat di lokasi kebakaran masih banyak pepohonan tinggi.

"Kita masih melakukan kajian beberapa kemungkinan jika pemadaman dengan cara water bombing, karena di lokasi Karhutla masih banyak pohon-pohon tinggi sehingga kemungkinan air tidak sampai ke sumber api," paparnya.

Selain itu, pihaknya juga sedang mencari sumber air terdekat untuk lebih mempermudah melakukan pemadaman. "Anggota di lapangan sedang mengkaji itu, jika memang memungkinkan kita lakukan pemadaman lewat udara. Bagaimana pastinya nanti saya kabari lagi," imbuhnya. (Bku)