Water Bombing

Ahad, 01 Maret 2015

Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Desa Buruk Bakul, Kecamatan Bukitbatu, Kabupaten Bengkalis menggunakan helikopter milik PT Sinarmas Forestry, Kamis (12/2).

Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Desa Buruk Bakul, Kecamatan Bukitbatu, Kabupaten Bengkalis menggunakan helikopter milik PT Sinarmas Forestry, Kamis (12/2).

BUKITBATU, Beritaklik.Com - Untuk menahan laju api, meski tidak terlalu efektik, PT Sinarmas Forestry tetap menurunkan 1 unit helikopter water bombing untuk membantu memadamkan kebakaran lahan di Desa Buruk Bakul. Terlihat di lapangan, helikopter yang dipiloti Kapten Vino melakukan beberapa kali bom air pada lokasi kebakaran yang diduga ex PT Pan United.

Juru bicara dan Public Relations Sinarmas Forestry Wilayah Riau, NurulHuda, ketika dihubungi media menjelaskan, water bombing menggunakan heli ini untuk mendukung pemadaman ground (darat) yang dilakukan Regu Pemadam Kebakaran Sinarmas dan PT Sakato Pratama Makmur bersama Tim BPBD-Damkar Bengkalis di bawah kendali Kapolres Bengkalis. Selain Regu Pemadam Kebakaran berjumlah 65 orang, perusahaan juga membantu 2 alat berat untuk membuat sekat api dan enam unit pompa Tohatsu serta nozle.

Kendati upaya pemadaman melalui udara sudah dilakukan, namun sulitnya medan, diantaranya masih terdapatnya kayu yang menjulang tinggi serta jauhnya sumber air, menyulitkan helikopter melakukan manuver pemadaman. "Namun paling tidak heli telah berusaha membantu mendinginkan areal agar petugas ground dapat masuk memadamkan api," ujar Nurul.

Berdasarkan pantauan dari udara, jika kondisi cuaca tidak turun hujan beberapa hari ke depan, ditambah dengan udara kering dan tiupan angin, diprediksikan kebakaran akan semakin meluas karena di beberapa tempat yang berjarak 600 sampai dengan 1.000 meter dari pusat api saat ini, sudah mulai timbul titik api kecil-kecil "api loncat" yang telah membakar perkebunan sawit di sebelahnya. (Bku)