
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Satuan
Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bengkalis, Kamis (12/2) malam,
mengamankan 5 orang anak punk, yang sedang bermalam di salah satu gudang
kosong, tepatnya di belakang Kantor BPBD Damkar Bengkalis.
Kelima anak punk tersebut terdiri dari 4 laki-laki yang berumur 17 sampai 20
tahun, dan satu orang perempuan berumur 14 tahun. Menurut Kepala Satpol PP
Kabupaten Bengkalis, Najamuddin Noer, Jumat (13/2), fenomena keberadaan anak
punk akhir-akhir ini semakin meresahkan masyarakat Bengkalis karena tak
diketahui asal usul dan tujuan mereka keluyuran di Kota Terubuk.
"Kelima anak punk itu, kita tangkap dan amankan dari gudang kosong
belakang kantor Damkar tadi malam, selain meresahkan warga, keberadaan mereka
yang bebas bersama dengan lawan jenis tentu tidak sesuai dengan budaya maupun
norma yang berlaku pada masyarakat kita," jelas Najam didampingi Kasi Ops
Satpol PP Bengkalis, Hengki Irawan
Tanpa perlawanan lanjut Najam, lima anak punk di bawa ke Markas Satpol PP
Bengkalis untuk diamankan, dimintai keterangan asal-usulnya dan juga apa tujuan
mereka ke Bengkalis.
"Rata-rata mengaku tidak memiliki tujuan yang jelas, mereka hanya
keluyuran tak tentu arah, dimana ada tempat kosong di situ mereka bermalam, itu
sangat berpotensi timbulnya tindakan kriminal, entah itu pencurian, pemerasan
dan sebagainya," ujar Najam.
Setelah dimintai keterangan dan asal usul, selanjutnya anak punk tersebut akan
dipulangkan ke kampung masing-masing, supaya tidak menimbulkan keresahan bagi
masyarakat Bengkalis.
"Tadi malam mereka sempat kita inapkan di kantor ini, untuk selanjutnya
akan kita pulangkan ke kampung mereka masing-masing, karena sudah banyak
masyarakat kota Bengkalis yang mengeluhkan tentang keresahan mereka terhadap
keberadaan anak-anak punk ini, secara norma mereka juga tak pantas dicontoh
dengan pergaulan bebas antara lawan jenis, kita berharap tidak ada lagi anak
punk yang bertandang ke Bengkalis ini," tutup Najamuddin. (Bku)