
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Kerja
keras seluruh tim penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kabupaten
Bengkalis sejak beberapa hari terakhir berhasil memadamkan kebakaran di Desa
Buruk Bakul Kecamatan Bukit Batu. Sayang, Karhutla di Buruk Bakul padam, muncul
Karhutla baru di dusun Teluk Sialang, masih di Kecamatan Bukit Batu.
Seperti disampaikan Kepala BPBD-Damkar, Much Djalal melalui Kabid Damkar, Drs
Suiswantoro, Minggu (15/2), kebekaran di Dusun Teluk Sialang terjadi, Sabtu
(14/2) sore. Hampir sama dengan kejadian kebakaran di beberapa lokasi lainnya,
di Teluk Sialang juga terindikasi disengaja, karena ada bekas tebangan.
"Kita mendapat informasi sore Sabtu kemarin ada kebakaran hutan dan lahan di
Teluk Sialang pagi tadi, kita langsung bergerak menuju lokasi. Saat ini saya
bersama sejumlah anggota berada di lokasi melakukan pemadaman," ujar Suiswantoro.
Medan yang lumayan sulit ditambah cuaca cukup panas serta hembusan angin yang
kencang membuat pemadaman tidak bisa maksimal, kendati regu pemadam berjibaku
dengan seluruh kemampuan. "Si pembakar enak-enak saja, tinggal sulut dengan
puntung rokok atau korek api, kalau sudah api besar seperti ini regu pemadam
yang pontang-panting," geram Suis.
Pemadaman tidak hanya fokus di Teluk Sialang tapi juga di beberapa titik
lainnya. seperti di desa Sumber Jaya dan Sei Linau Siak Kecil. Sejak terbakar
sekitar seminggu lalu api belum berhasil dijinakkan. Hambatan terberat kata
Suis, medan yanh ditempuh cukup berat, jauh ke tengah hutan.
Walau begitu kata Suis, upaya pemadaman tetap dilakukan. Saat ini Regu Pemadam
Kebakaran (RPK) PT Arara Abadi dibantu sejumlah regu yang lain berjibaku
melakukan pemadaman. "Medannya cukup berat, sangat-sangat sulit menjangkau
titik api," ujarnya.
Sementara di Desa Tanjung Damai, Kecamatan Bengkalis, kata Suis kecil
kemungkinan kebakaran yang menjalar ke lokasi lain, mengingat sekitar titik api
yang terpantau beberapa waktu lalu semuanya sudah bersih.
"Yang di desa Damai itu hanya tunggul-tunggul kayu yang terbakar, di sekitarnya
sudah bersih tidak ada semak belukar, jadi kecil kemungkinan api bakal membesar
atau menjalar ke lokasi lain," papar Suis.
Sedangkan di Buruk Bakul api berhasil dijinakkan, saat ini yang tinggal hanya
kepulan asap dari bekas-bekas kebakaran. "Alhamdulillah, di Buruk Bakul sudah
padam. Kendati begitu lokasi ini tetap kita pantau, karena bisa saja di dalam
tanah masih ada bara api yang masih hidup," ujarnya.
Illegal Logging
Dari sejumlah informasi menyebutkan,
sumber kebakaran yang sempat menghanguskan hutan dan lahan serta lahan sawit
milik PT Surya Dumai di Buruk Bakul disebabkan adanya aktivitas illegal
logging di kawasan tersebut. Bahkan kabarnya, sudah ada pihak yang
diamankan Polres Bengkalis termasuk barang bukti kayu hasil jarahan itu.
Kapolres Bengkalis AKBP A Supriyadi saat dihubungi, Minggu (15/2), tidak
menampik adanya barang bukti kayu jarahan yang berhasil diamankan. Hanya kata
mantan Kapolres Pelelawan ini, kayu hasil illegal logging tersebut bukan
berasal dari hutan Buruk Bakul tapi lokasi lain.
"Memang ada aktifitas illegal logging, tapi bukan di Buruk Bakul, dari kawasan sebelahnya.
Saya tidak tahu apa nama tempatnya," ujar Kapolres. (Bku)