Bupati Serahkan Bonus MTQ dan Bantuan Para Hafiz Quran

Selasa, 03 Maret 2015

BENGKALIS, Beritaklik.Com -  Pemerintah Kabupaten Bengkalis, melalui Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ), menyerahkan bonus terhadap para qori dan qoriah yang berprestasi pada ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Riau di Tembilahan ke-33 tahun 2014, Senin malam (23/2).

Selain menyerahkan bonus bagi qori dan qoriah yang berprestasi, pada saat bersamaan, Bupati juga memberikan uang pembinaan kepada para guru-guru dan santri/santri wati Pondok Tahfidz se-Kabupaten Bengkalis.

Penyerahan bonus dan bantuan untuk hafiz ini dipusatkan di halaman kantor baru LPTQ Bengkalis, Jalan Wonosari Timur. Total bonus yang diserahkan sebesar Rp141 juta, sebagi bentuk apresiasi kepada qori dan qoriah terbaik I,II dan III serta harapan I, II dan III dari berbagai cabang pada MTQ tingkat provinsi kemarin.

Bupati berharap dengan diberikannya apresiasi berbentuk bonus uang tunai itu, kiranya dapat memotivasi para qori dan qoriah Kabupaten Bengkalis, agar lebih baik lagi kedepannya. "Meskipun pada MTQ tingkat Provinsi kemarin kita kurang mendapatkan prestasi yang diharapkan, namun sebuah motivasi dari Pemerintah Daerah tetap kita berikan. Ini semua adalah untuk meningkatkan prestasi kita agar lebih baik lagi kedepannya," ujar Bupati.

Dilihat dari situasi dan kondisi saat ini, Bupati yang dijuluki sebagai Datuk Setia Amanah Junjungan Negeri itu mengaku kalau berbagai upaya dan langkah-langkah dalam meningkatkan prestasi qori dan qoriah, sudah dilakukan dengan sebaik mungkin.

"Namun kalau ditanya kecewa ya sudah tentu kita kecewa, tetapi kita sudah maksimal dalam membentuk ini. Maka oleh karena itu, kedepan kita harus melihat bahwa hasil yang kita raih saat ini sangat perlu terus kita tingkatkan dan mudah-mudahan kita bisa melangkaui dari pada teman-teman kita yang ada di Kabupaten/Kota lainnya," sebut Bupati.

Orang nomor satu di Negeri Junjungan tersebut mengutarakan kalau saat ini prestasi qori dan qoriah masih terbilang statis. Dari sebab itu, ia mengharapkan berbagai pihak untuk tidak berpuas diri atas apa yang diraih saat ini.

"Perbaikan-berbaikan akan terus kita lakukan dengan sebaik mungkin. Mudah-mudahan kita bisa lebih optimal lagi dalam kegiatan MTQ yang akan datang. Itu semua sudah sedang dan akan kita lakukan terutama bagi pihak-pihak terkait," ujar Herliyan yang juga Ketua Umum LPTQ Bengkalis.

Bentuk Perhatian
Terkait pemberian uang pembinaan kepada para guru-guru dan santri/santri wati Pondok Tahfidz se-Kabupaten Bengkalis, menurut Bupati, itu merupakan wujud perhatian Pemerintah Daerah untuk meningkatkan perkembangan para penghafal Al-Qur'an, serta ucapan terima kasih atas dedikasi para guru hafidz yang ada di Kabupaten Bengkalis.

Ditambahkan Bupati, uang pembinaan yang diberikan kepada para guru tahfidz dan santri yang berbakat itu, diharapkan mampu untuk lebih meningkatkan diri agar generasi-generasi Qurani semakin membumi di Kabupaten Bengkalis.

"Ya kita harapkan dengan semakin meningkatnya kecintaan kita terhadap Al-Qur'an, Kabupaten kita ini, mudah-mudahan terhindar dari bencana atau pun bala. Dan sebaliknya mudah-mudahan dengan begitu, kita senantiasa dicucuri rahmat dan hidayah dari Allah SWT," harap Bupati yang juga Ketua Umum LPTQ Kabupaten Bengkalis.

Sebelumnya, Ketua Harian LPTQ Kabupaten Bengkalis, H Arianto dalam sambutannya menyebutkan, bantuan yang diberikan Pemkab Bengkalis dengan total sekitar sekitar Rp. 302.700.000 tersebut diserahkan kepada santri yang yang telah dilakukan tes kemampuan hafalan Quran oleh tim yag telah dibentuk oleh LPTQ.

"Tim itu sebanyak 10 orang dan telah melakukan tugasnya terhadap pondok/rumah tahfidz yang ada di enam kecamatan. Kecamatan Bengkalis sebanyak 9 pondok, Kecamatan Bantan dan Bukit Batu masing-masing 1 pondok dan Kecamatan Mandau dan Rupat masing-masing 2 pondok," terang Arianto.

Ia juga mengakui bahwa masih ada dua Kecamatan yang belum memiliki pondok tahfidz, yaitu Pinggir dan Rupat Utara. Diharapkan kedepan juga sudah mempunyai tempat bagi santri yang berkeinginan untuk menghafal Al-Qur'an.

"Dari hasil pengujian yang dilakukan oleh tim 10 tersebut, maka sebanyak 391 santri dan santriwati, layak mendapatkan uang pembinaan. Karena dinilai berkemampuan dalam menghafal Qur'an yang terdiri dari beberapa kategori," sebut Ketua LPTQ.

Secara rinci, lanjut Arianto, untuk kategori standar hafalan lancar dapat mengikuti MTQ berjumlah 31 orang. Kemudian kategori Standar hafalan sedang dan usia kategori bisa mengikuti MTQ sebanyak 53 orang, dan masing-masing dengan variasi hafalan 1-20 Juz.

"Dan terakhir, kategori standar hafalan biasa dan uisa kategori bisa mengikuti MTQ berjumlah 307 santri, dengan variasi hafalan 1-20 Juz Al-Qur'an. Sedangkan untuk total guru pondok tahfidz yang ada di Kabupaten Bengkalis sebanyak 52 orang," pungkasnya.

Turut hadir dalam acara penyerahan bonus dan bantuan tersebut, Ketua DPRD Bengkalis, H Heru Wahyudi, Ketua MUI Bengkalis, H A. Rahman. D, Ketua LPTQ, H Arianto, Ketua NU Bengkalis, Masdaruddin dan sejumlah Kepala SKPD di lingkungan Kabupaten Bengkalis serta tamu undangan lainnya. (Bku)