
Plh Sekda H Amir Faisal (tengah) didampingi Kepala BLH Arman AA memimpin ekspos penilaian Adipura tahap I di Lantai II Kantor Bupati Bengkalis, Selasa (3/3).
Plh Sekda H
Amir Faisal (tengah) didampingi Kepala BLH Arman AA memimpin ekspos penilaian
Adipura tahap I di Lantai II Kantor Bupati Bengkalis, Selasa (3/3).
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Tahun ini Kota Bengkalis kembali
berpeluang meraih Piala Adipura untuk kategori kota kecil. Hal ini tergambar
dari hasil ekspos penilaian tahap pertama tim dari Badan Lingkungan Hidup (BLH)
Provinsi Riau di lantai II Kantor Bupati Bengkalis, Selasa (4/3/2015).
"Untuk meraih penghargaan bergengsi bidang kebersihan lingkungan ini maka butuh
kerja keras dan sinergitas. Tidak hanya tanggungjawab dinas terkait, namun
seluruh masyarakat dan instansi terkait harus harus bersama-sama mewujudkan
lingkungan hidup yang bersih," ungkap Plh Sekretaris Daerah, Amir Faisal.
Ekspos penilaian I (PI) dan pembahasan persiapan penilaian Adipura kategori
kota kecil dihadiri Kepala BLH Bengkalis, Arman AA, tim dari Badan Lingkungan
Hidup Achirunnas, Chandra Hutasoit dan Inamulyani. Turut hadir Camat Bengkalis
Jamaludin, Kepala Bidang Kebersihan Dinas Pasar dan Kebersihan Abdul Kadir,
Dinas Perhubungan dan Informasi dan Komunikasi, Puskesmas, Lurah dan sejumlah
kepala sekolah.
Meski dalam penilaian tahap pertama, Kota Bengkalis berpeluang
mendapatkan tiket meraih Adipura, namun tidak lantas terlena. Sebab bisa saja
pada penilaian tahap kedua, nilai yang diraih tersebut tergeser dengan kota
lain yang terus berbenah. Untuk itu, Plh Sekda Bengkalis, meminta kepada
seluruh stakeholder untuk gencar mensosialisasikan pola hidup sehat dan bersih.
"Masalah kebersihan harus menjadi budaya hidup masyarakat. Untuk itu,
kebersihan itu jangan hanya semata-mata untuk mengejar piala Adipura. Tapi
bagaimana budaya bersih itu menjadi bagian dari kehidupan masyarakat kota
Bengkalis dan Kabupaten Bengkalis pada umumnya. Tidak hanya di kota, namun
kebersihan itu milik semua masyarakat, baik itu di desa dan kampung-kampung," ujar
Amir Faisal.
Lebih lanjut Amir Faisal minta
kepada instansi terkait, seperti Dinas Pasar dan Kebersihan, BLH, camat, lurah
dan kepala sekolah, untuk terus berkoordinasi dan giat melakukan sosialisasi
tentang kebersihan ini. Begitu juga dengan pemilik toko, diminta untuk menjaga
lingkungan depan tokonya, seperti memelihara dan menyiram tanaman atau bunga
yang ada.
Selain mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan, Amir Faisal juga minta
kepada instansi terkait untuk menyediakan tempat penampungan sampah yang
dipilah sesuai dengan jenis sampah. Langkah ini penting, agar masyarakat mudah
untuk membuang sampah pada tempatnya.
Pada kesempatan itu utusan dari BLH Provinsi Riau, Achirunnas, mengatakan,
masalah kebersihan ini menjadi prioritas Pemerintah Provinsi Riau, karena jika
70 persen kota meraih piala Adipura, maka Provinsi Riau akan meraih penghargaan
piala Adipura Praja. Terkait titik yang menjadi penilaian meliputi, pemukiman,
jalan, pasar, kantor, pertokoan, sekolah, RSUD/puskesmas, tempat pembuangan
akhir (TPA), taman kota, bank sampah dan pelabuhan. (Bku)