
SIAK KECIL, Beritklik.Com - Cuaca
yang semakin panas membuat kebakaran hutan dan lahan semakin menjadi-jadi dan
tak terkendali. Saat ini titik api semakin banyak mengepung kawasan Kecamatan
Bukit Batu dan Siak Kecil.
"Setiap hari titik api semakin banyak, di Bukit Batu diantaranya terdapat
di desa Dompas, Sungai Selari termasuk kemarin di lahan kosong milik Pertamina
RU II Sungai Pakning dan juga dekat jalan lingkar," ungkap Kepala Badan Penanggulangan
Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD - Damkar) Kabupaten Bengkalis Moch
Jalaluddin, Rabu (4/3).
Diungkapkan Jalal, kebakaran yang terjadi di lahan Pertamina Pakning berdekatan
dengan Bandara Selari milik perusahaan semi plat merah itu dan tak jauh dari
pemukiman penduduk Sungai Selari. Tim dari Pertamina dibantu pihak Polsek Bukit
Batu yang dipimpin langsung Manajer Pertamina RU II Sungai Pakning dan Kapolsek
Bukit Batu bergerak cepat melakukan pemadaman.
Upaya itu dilakukan agar tidak membahayakan pemukiman warga, sementara tim BPBD
Damkar melakukan pemadaman di jalan lingkar Desa Dompas dan juga beberapa desa
lainnya di Kecamatan Siak Kecil.
Karhutla yang terjadi di wilayah Kecamatan Siak Kecil Kabupaten Bengkalis
hingga, Rabu (4/3), terus meluas. Diperkirakan lahan yang terbakar sudah
mencapai ratusan hektar di tiga desa, kesulitan dilapangan oleh tim yang turun
selain persoalan sumber air juga lokasi kebakaran yang sangat jauh dijangkau.
Camat Siak Kecil Alfimukhdor ketika dikonfirmasi, Rabu (4/3), mengatakan bahwa
karhutla yang terjadi di wilayah kerjanya terdapat di 3 desa, antara lain Desa
Tanjung Belit, Tanjung Damai dan Sumber jaya.
"Karhutla ini sudah terjadi dalam sepekan. Selain kekurangan personel,
kesulitan tim di lapangan yakni masalah sumber air ditambah lokasi yang jauh
untuk dijangkau," kata Camat.
Untuk upaya pemadaman yang lebih efektif kata Camat, harus memakai jalur udara
agar bisa menjangkau lokasi yang terbakar. Diharapkan juga pihak perusahaan
yang ada agar bisa membantu memadamkan kebakaran agar tidak lebih meluas lagi.
"Pemadaman api agar bisa terjangkau harus menggunakan helikopter, yang
memiliki sarana tersebut hanya pihak PT Sakato Pratama Makmur (SPM) di Bukit
Batu," kata mantan Camat Pinggir ini.
Ditambahkannya, kebakaran lahan yang terjadi saat ini baru bisa padam apa bila
turun hujan, mengingat lokasi yang terbakar merupakan lahan kosong dan tanah gambut.
(Bku)