Karhutla Kepung Bukit Batu dan Siak Kecil

Sabtu, 07 Maret 2015

SIAK KECIL, Beritklik.Com - Cuaca yang semakin panas membuat kebakaran hutan dan lahan semakin menjadi-jadi dan tak terkendali. Saat ini titik api semakin banyak mengepung kawasan Kecamatan Bukit Batu dan Siak Kecil.

"Setiap hari titik api semakin banyak, di Bukit Batu diantaranya terdapat di desa Dompas, Sungai Selari termasuk kemarin di lahan kosong milik Pertamina RU II Sungai Pakning dan juga dekat jalan lingkar," ungkap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD - Damkar) Kabupaten Bengkalis Moch Jalaluddin, Rabu (4/3).

Diungkapkan Jalal, kebakaran yang terjadi di lahan Pertamina Pakning berdekatan dengan Bandara Selari milik perusahaan semi plat merah itu dan tak jauh dari pemukiman penduduk Sungai Selari. Tim dari Pertamina dibantu pihak Polsek Bukit Batu yang dipimpin langsung Manajer Pertamina RU II Sungai Pakning dan Kapolsek Bukit Batu bergerak cepat melakukan pemadaman.

Upaya itu dilakukan agar tidak membahayakan pemukiman warga, sementara tim BPBD Damkar melakukan pemadaman di jalan lingkar Desa Dompas dan juga beberapa desa lainnya di Kecamatan Siak Kecil.

Karhutla yang terjadi di wilayah Kecamatan Siak Kecil Kabupaten Bengkalis hingga, Rabu (4/3), terus meluas. Diperkirakan lahan yang terbakar sudah mencapai ratusan hektar di tiga desa, kesulitan dilapangan oleh tim yang turun selain persoalan sumber air juga lokasi kebakaran yang sangat jauh dijangkau.

Camat Siak Kecil Alfimukhdor ketika dikonfirmasi, Rabu (4/3), mengatakan bahwa karhutla yang terjadi di wilayah kerjanya terdapat di 3 desa, antara lain Desa Tanjung Belit, Tanjung Damai dan Sumber jaya.

"Karhutla ini sudah terjadi dalam sepekan. Selain kekurangan personel, kesulitan tim di lapangan yakni masalah sumber air ditambah lokasi yang jauh untuk dijangkau," kata Camat.

Untuk upaya pemadaman yang lebih efektif kata Camat, harus memakai jalur udara agar bisa menjangkau lokasi yang terbakar. Diharapkan juga pihak perusahaan yang ada agar bisa membantu memadamkan kebakaran agar tidak lebih meluas lagi.

"Pemadaman api agar bisa terjangkau harus menggunakan helikopter, yang memiliki sarana tersebut hanya pihak PT Sakato Pratama Makmur (SPM) di Bukit Batu," kata mantan Camat Pinggir ini.

Ditambahkannya, kebakaran lahan yang terjadi saat ini baru bisa padam apa bila turun hujan, mengingat lokasi yang terbakar merupakan lahan kosong dan tanah gambut. (Bku)