
Bupati H Herliyan Saleh berbincang dengan seorang anak ketika menghadiri acara kegiatan khitanan massal di Desa Hutan Panjang Kecamatan Rupat, Selasa (10/3).
Bupati H
Herliyan Saleh berbincang dengan seorang anak ketika menghadiri acara kegiatan
khitanan massal di Desa Hutan Panjang Kecamatan Rupat, Selasa (10/3).
BATUPANJANG,
Beritaklik.Com - Bupati
Bengkalis H Herliyan Saleh mengajak warganya menjadikan pola hidup yang bersih
dan sehat sebagai perilaku hidup sehari-hari. Menjadikannya sehat sebagai gaya
dan budaya hidup. Baik sehat secara lahir maupun bathin.
Harapan itu disampaikan Herliyan ketika melakukan
kunjungan kerja dan menghadiri kegiatan khitanan massal di Desa Hutan Panjang,
Kecamatan Rupat, Selasa (10/3). Kegiatan yang dipusatkan di halaman kantor
Kades Hutan Panjang itu diikuti 78 orang. Baik yang dikhitan menurut ajaran
Islam, maupun secara adat dan budaya suku Akit.
Bupati mengatakan, dalam Islam maupun adat dan budaya suku Akit, esensi
khitanan bertujuan untuk kesehatan. Kemudian, melalui khitan, katanya, secara
langsung atau tidak langsung juga dapat menanamkan pendidikan kepada anak-anak
tentang pentingnya menjaga kebersihan diri, sejak usia dini.
Baik Islam maupun adat dan budaya suku Akit mengajarkan kepada setiap orang
untuk memperhatikan tentang kesehatan dan kebersihan. Hal itu
menunjukkan bahwa soal kesehatan dan kebersihan itu dipandang begitu sangat
penting dan harus diterapkan seluruh lapisan masyrakat.
"Karenanya, seluruh warga Hutan Panjang, baik yang beragama Islam maupun non
muslim harus dapat mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Harus bahu
membahu, bersatu dalam mengimplementasikannya dalam setiap aspek hidup dan
kehidupan", ajaknya.
Di bagian lain Herliyan mengatakan, pada tahun 2016 mendatang di pulau Rupat
direncanakan akan dibangun rumah sakit. Pembangunan rumah sakit dimaksud selain
untuk memenuhi harapan warga di Kecamatan Rupat dan Rupat Utara, juga untuk
mendukung pengembangan pulau yang memiliki 24 desa/kelurahan ini sebagai daerah
tujuan wisata.
"Saat ini sudah ada pihak swasta yang menyatakan kesiapan untuk membangun rumah
sakit di pulau Rupat. Namun kalau pika swasta tersebut tidak jadi, insya Allah
pada tahun 2016 mendatang Pemerintah Kabupaten Bengkalis akan
merealisasikannya", ujar Herliyan.
Ketua pelaksana khitanan massal Yakub mengatakan, kegiatan tersebut dibiayai
secara swadaya warga setempat. Selain bersumber laba Usaha Ekonomi Desa Simpan
Pinjam (UED SP), dana untuk kegiatan yang berjumlah sekitar Rp. 50 juta itu
juga berasal sumbangan murni masyarakat.
"Total anggaran kegiatan khitan massal ini hampir Rp. 50 juta. Sekitar Rp41
juta diantaranya merupakan sumbangan dari hasil pengelolaan UED SP. Sedangkan
sisanya bantuan warga Desa Hutan Panjang", papar Yakub.
Disamping menghadiri kegiatan khitanan massal dalam kunjungan kerja ke Hutan
Panjang, secara simbolis Bupati juga menyerahkan peralatan sekolah untuk siswa
SD, SMP dan SMA. Selain
Sekretaris Daerah H Burhanuddin dan Camat Rupat Yusrizal, ikut mendampingi
Bupati kunjungan kerja ke Hutan Panjang, diantaranya, serta Asisten
Perekonomian dan Pembangunan Heri Indra Putra, Kadis Kesehatan Mohd Syukri dan
Kadis Tata Kota, Tata Ruang dan Pemukiman Emri Juli Harnis. (Bku)