
Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh menyerahkan piagam dan penghargaan pemenangan lomba desa/kelurahan terbaik se-Kecamatan Bengkalis tahun 2015, Minggu (22/3) malam.
Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh menyerahkan piagam
dan penghargaan pemenangan lomba desa/kelurahan terbaik se-Kecamatan Bengkalis
tahun 2015, Minggu (22/3) malam.
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Kelurahan
Damon meraih juara I pada lomba desa/kelurahan tingkat Kecamatan Bengkalis
Tahun 2015. Penyerahan piala dan piagam penghargaan diberikan langsung oleh
Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh pada malam pembukaan MTQ Tingkat Kecamatan
Bengkalis, Minggu (22/3) malam.
Selain Kelurahan Damon, penyerahan hadiah juga dilakukan untuk juara II dan III
tingkat kelurahan. Pada lomba desa/kelurahan tahun ini, juara II diraih
Kelurahan Rimba Sekampung dan juara II diraih Kelurahan Bengkalis Kota.
"Sedangkan untuk desa, terbaik I, II dan III diraih Desa Kelapapati, Teluk
Latak, dan Air Putih. Sementara harapan I, II dan III, direbut Pedekik, Damai
dan Senggoro," ujar Camat Bengkalis, Djamaluddin kepada wartawan disela-sela
pembagian piala dan piagam penghargaan.
Sebelumnya, Pemkab Bengkalis melalui Dinas Pasar dan Kebersihan (DPK) Kabupaten
Bengkalis menghimbau kepada seluruh instansi Pemerintah mulai dari tingkat
kabupaten hingga kecamatan, lurah dan desa untuk benar-benar menerapkan
lingkungan yang selalu bersih. Instansi pemerintah hendaknya memberi contoh
kepada masyarakat agar masyarakat juga ikut menerapkan pola hidup bersih di
lingkungannya masing-masing.
"Apalagi kedepan penilaian Adipura untuk instansi pemerintah poinnya lebih
tinggi. Tentu kita berharap mulai dari sekarang instansi pemerintah mulai
membiasakan diri," ujar Kepala DPK Kabupaten Bengkalis, H Indra Gunawan kepada
wartawan, baru-baru ini.
Dikatakan, Pemkab Bengkalis sendiri melalui DPK dalam mendorong para instansi
pemerintah untuk membiasakan lingkungan bersih, telah mengagendakan lomba
kebersihan tingkat instansi pemerintah, baik itu Dinas, Badan, Kantor, maupun
Kelurahan dan Desa. Penilaian dilakukan dalam dua tahap dan akan diumumkan pada
Hari Kemerdekaan RI. Dari lomba tersebut, bisa dilihat instansi mana yang
benar-benar menerapkan lingkungan bersih.
"Namun demikian, harapan kita tentunya kegiatan ini hanya sebagai trigger atau
pemicu saja. Sedangkan outputnya adalah munculnya kebiasaan untuk selalu
menjaga lingkungan yang bersih. Jadi tanpa penilaian adipura maupun lomba
kebersihan, instansi pemerintah hendaknya selalu menjaga lingkungannya
masing-masing untuk selalu bersih," katanya.
Disisi lain, menurut Indra, dengan lingkungan yang bersih, maka bisa menimbulkan multiplier
effect atau efek ganda terhadap instansi itu sendiri. Disamping orang
yang bekerja di dalamnya terasa nyaman, dan terhindar dari penyakit, masyarakat
yang berurusan juga akan nyaman. "Bayangkanlah, apa yang akan dirasakan oleh
masyarakat kalau melihat kantor semak, sampah berserakan, dan bau menyengat.
Tentu mereka akan malas untuk berurusan," ujar Indra lagi. (Bku)