
Bupati H Herliyan saleh menyerahkan hadiah utama kepada pemanfaat saat menghadiri dalam Musyawarah Pertanggungjawaban Tahunan UED SP Awang Mahmuda Mandiri (AMM) Desa Sungai Alam, Kecamatan Bengkalis, Senin (23/3).
Bupati H Herliyan saleh menyerahkan
hadiah utama kepada pemanfaat saat menghadiri dalam Musyawarah
Pertanggungjawaban Tahunan UED SP Awang Mahmuda Mandiri (AMM) Desa Sungai Alam,
Kecamatan Bengkalis, Senin (23/3).
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Program Usaha
Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED SP) yang digulirkan Pemerintah Kabupaten
(Pemkab) Bengkalis benar-benar dirasakannya oleh warga Desa Sungai Alam.
Termasuk warga Desa Kuala Alam yang merupakan desa pemekaran Sungai Alam.
Melalui kucuran dana Rp 1 milyar per tahun tersebut, warga kedua desa itu, saat
ini bukan saja tak lagi kesulitan mendapatkan modal usaha, tetapi juga dapat
membantu berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan secara swadaya.
Setidaknya itulah yang tergambar dalam Musyawarah Pertanggungjawaban Tahunan
UED SP Awang Mahmuda Mandiri (AMM) Desa Sungai Alam, Kecamatan Bengkalis. Musyawarah
yang dipusatkan di halaman Kantor Kepala Desa Kuala Alam yang dilaksanakan
Senin (23/3), dihadiri Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh dan Camat Bengkalis
Djamaluddin.
Ketua UED SP AMM Sungai Alam, Sugihartono menjelaskan, laba hasil usaha pada
tahun 2014 yang dikelolanya sebesar Rp. 213.492.000. Dana inilah yang
dikembalikan kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan.
Kata Sugihartono, dari laba itu Rp. 65 juta diantaranya dikembalikan dalam
bentuk hadiah kepada pemanfaat (peminjam) UED SP dan masyarakat setempat.
Kegiatan ini diantaranya dikemas dalam bentuk jalan santai berhadiah yang
dilaksanakan Sabtu (21/3).
"Sementara sisanya dikembalikan melalui pembagian hadiah kepada masyarakat
dalam Musyawarah Pertanggungjawaban Tahunan ini. Salah satu hadiah yang
dipersiapkan adalah mesin cuci," kata Sugihartono.
Selain kepada pemanfaat, laba hasil usaha tersebut, imbuh Sugihartono, juga
dikembalikan ke masyarakat dalam bentuk bantuan sosial. "Seperti bantuan untuk
rumah ibadah dan penyelenggara jenazah," paparnya.
Sugihartono menambahkan, keberadaan UED SP ini sangat bermanfaat. Geliat
ekonomi dan semangat kewirsausahaan, baik warga Sungai Alam maupun Kuala Alam
semakin berkembang. "Sesuai harapan masyarakat, ke depan program ini dapat
diteruskan. Masyarakat Sungai Alam dan Kuala Alam sangat berterima kasih dan
akan mendukung kelanjutan program UED SP ini," tegas Sugiartono, ketika
memberikan sambutan.
Begitu juga camat Bengkalis. Menurut Djamaluddin, bukan hanya warga Sungai Alam
dan Kuala Alam. Seluruh masyarakat pemanfaat juga terbantu dengan adanya
program ini. "Sesuai harapan masyarakat, ke depan program ini dapat
dilanjutkan. Masyarakat Bengkalis siap dan akan mendukung sepenuhnya," jelas
Djamaluddin.
Sementara Bupati mengatakan UED SP AMM ini merupakan salah satu UED SP terbaik
di kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini. Tahun 2014 lalu UED SP ini
menduduki peringkat V terbaik. Sedangkan pada tahun 2015, untuk sementara
berada di peringkat II dengan tunggakan hanya sekitar 3 persen.
"Saya katakan sementara, karena penilaian akhir baru dilaksanakan Juni 2015.
Pertahankan keberhasilan ini dan terus kembangkan berbagai kegiatan usaha yang
dapat semakin meningkatkan perekonomian warga di Sungai Alam dan Kuala Alam
ini," harap Herliyan. (Bku)