Petani Diminta Tingkatkan Kualitas dan Kuantitas Produksi

Jumat, 03 April 2015

BUKITBATU, Beritaklik.Com - Pembangunan Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura merupakan salah satu program prioritas yang jalankan Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bengkalis . Hal itu ditandai dengan terus diupayakannya pencapaian target swasembada beras dengan mendorong petani meningkatkan produksinya melalui berbagai program baik yang sifatnya bantuan, pengawalan maupun pendampingan.

"Kita juga mendorong pengembangan tanaman hortikultura di Kecamatan Bukit Batu ini yang berperan sangat penting terhadap peningkatan pendapatan petani," kata Waluyo Subagyo Kepala UPTD Pertanian dan Peternakan Kecamatan Bukit Batu, Senin (23/2).

Waluyo memaparkan, pengembangan hortikultura mempunyai potensi yang luar biasa, seperti sayuran dan buah-buahan di samping merupakan sumber vitamin juga mempunyai nilai ekonomis yang tinggi, namun mudah menurun mutunya bahkan menjadi rusak dan tidak layak konsumsi jika tidak dikelola dengan baik.

"Oleh karena itu perlu dilakukan budidaya yang baik dan pemanenan yang sesuai dengan dibarengi penanganan pasca panen yang tepat. Salah satu kurangnya daya saing buah lokal adalah penampilan buah yang kurang menarik sebagai akibat kurang baiknya penanganan pasca panen," tambah Waluyo.

Kondisi tersebut akan tampak nyata bila buah lokal disandingkan dengan buah impor. Buah impor pada umumnya memiliki penampilan dengan warna buah yang cerah, bersih, ukuran seragam dan dikemas dengan kemasan yang menarik dan sekaligus melindungi buah dari kerusakan maupun cemaran dari luar.

Lebih lanjut dikatakannya dalam upaya mengantisipasi persaingan antara buah lokal dan buah impor, Pemerintah melalui Dinas Pertanian telah melakukan berbagai upaya yang diwujudkannya dalam berbagai program dan kegiatan, seperti pengembangan kawasan / penataan kebun, Perbaikan mutu, Penguatan pengelolaan hama/penyakit tanaman penguatan sistem perbenihan, Penguatan sistem informasi dan promosi, Penguatan kerjasama dan kemitraan, serta Peningkatan penanganan pasca panen. "Kita berupaya semaksimal mungkin agar petani di daerah kita bisa meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panennya," tutup Waluyo. (Bku)