
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Politeknik Maritim Negeri (Polimarin) Bengkalis menurut rencana akan mulai
menerima mahasiswa baru pada tahun ini. Untuk aktifitas akademik, Dinas
Pendidikan Kabupaten Bengkalis akan mempergunakan gedung SMKN 1 Simpang Ayam
Kecamatan Bengkalis.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, Herman Sani mengatakan, untuk
kelancaran proses pengalihfungsian, para siswa SMKN 1 akan dipindahkan ke SMKN
lain. Apakah nantinya siswa SMKN 1 akan dipindahkan ke SMK Awang Mahmuda (SMKN
3) atau ke SMKN 2 yang lebih dekat dari SMKN 1 hingga saat ini belum bisa
dipastikan.
"Jadi untuk Politeknik Maritim, kita menggunakan bangunan yang telah ada
(bangunan SMKN 1,red). Nantinya, kita tinggal menambah-nambah sedikit bangunan
lain untuk melengkapi,"ujar Herman Sani belum lama ini.
Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis ujar Herman Sani, sudah memberikan
pandangan kepada masyarakat setempat soal wacana pemindahan siswa SMKN 1
Bengkalis. "Masyarakat sudah mendukung karena sudah kita kasi pandangan,"
ujarnya.
Dikaitkan, Politeknik Maritim Bengkalis merupakan sekolah tingkat tinggi dengan
vokasi dibidang pelayaran. Memiliki tujuan untuk menciptakan calon perwira
kapal niaga berstandar internasional dengan mengusung visi menjadikan Polmarin
Bengkalis perguruan tinggi berstandar internasional yang mampu menghasilkan
perwira pelayaran yang handal serta cakap dalam dunia maritim.
Pada tahap awal, ada dua jenjang program studi yang akan dibuka. Pertama
Nautika Kapal Niaga, bertujuan untuk mendidik taruna agar memiliki kompetensi
sebagai perwira jaga navigasi di wilayah perairan samudra, penanganan dan
pengaturan muatan serta pengendalian kapal, dan mampu menjadi nahkoda kapal
ukuran 1.500 GT NCV. Lulusan akan mendapatkan kompetensi ANT-III dan ijazah
Diploma-III Nautika.
Kedua, Teknika Kapal Niaga, memiliki tujuan untuk mendidik peserta diklat untuk
di didik dan dilatih agar memiliki kompetensi sebagai perwira jaga mesin di
wilayah perairan samudra, penanganan dan pemeliharaan permesinan dalam rangka
memperlancar pengoperasian kapal, dan mampu menjadi kepala kamar mesin (KKM)
pada kapal di bawah 3000 KW NCV. Lulusan akan mendapatkan kompetensi kegiatan
ATT-III dan ijazah Diploma III Teknika. (Bku)