
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Pemkab Bengkalis melalui Dinas Perkebunan dan
Kehutanan (Disbunhut) mendistribusikan 1.500 hektar lahan yang diperuntukkan
bagi hutan tanaman rakyat (HTR) kepada dua koperasi. Dua koperasi yang menerima
lahan HTR tersebut berada di kecamatan Siak kecil.
Kepala Disbunhut Kabupaten Bengkalis, Herman Mahmud kepada wartawan mengatakan,
Selasa (31/3), kedua koperasi di Siak kecil yang menerima lahan 1.500 hektar
adalah Koperasi Karya Bersama I dan Karya Bersama II.
"Surat keputusan pendistribusian 1.500 hektar lahan HTR kepada dua koperasi itu
sudah kita lakukan di Kantor Disbunhut, Senin (30/3) lalu. Mereka merupakan
koperasi yang akan mengelola lahan HTR untuk tanaman komoditi rakyat di
kecamatan Siak Kecil," terang Herman Mahmud.
Dijelaskannya, pendistribusian lahan HTR kepada dua koperasi di kecamatan Siak
kecil merupakan langkah awal, karena total luas lahan yang diperuntukkan bagi
HTR adalah 13.250 hektar di kecamatan Siak Kecil dan Bukit Batu. Artinya masih
ada 11.750 hektar lagi cadangan lahan bagi pengembangan HTR di dua kecamatan
tersebut.
Ditanya sisa lahan yang belum didistribusikan tersebut, Herman mengatakan bahwa
saat ini pihaknya masih melakukan identifikasi lahan-lahan yang dicadangkan
untuk program HTR. Karena Disbunhut juga akan mendata lahan eks HGU yang tidak
terpakai dan masa izinnya sudah berakhir, sehingga bisa dipergunakan bagi
program HTR.
"Kita masih melakukan identifikasi lahan di Bukitbatu dan Siak kecil. Sisa
lahan yang akan kita gunakan untuk program HTR merupakan lahan eks HGU dan
perambahan liar yang terjadi sebelumnya," ujar Herman.
Disinggung jenis komoditi
yang akan ditanam dilahan HTR menyebut saat ini ada 3 jenis komoditi yang
sedang dalam analisa. Ketiga komoditi tersebut adalah karet, gaharu dan
kaliandra. Soal tanaman kaliandra, ia menyebut sejalan dengan keinginan bupati
untuk membudidayakan kaliandra sebagai power plan atau bahan baku bagi listrik.
"Saat ini kami masih melakukan analisa terhadap ketiga jenis komoditi tersebut,
mana yang punya nilai ekonomi tinggi dan bermanfaat bagi peningkatan
perekonomian masyarakat, itu yang akan kita prioritaskan," tutup Herman. (Bku)