
Bupati H Herliyan Saleh menyerahkan STNK Ambulance kepada Sarlan, PJ Kades Api-Api Kecamatan Bukit Batu, Selasa (31/3)
Bupati H Herliyan Saleh
menyerahkan STNK Ambulance kepada Sarlan, PJ Kades Api-Api Kecamatan Bukit
Batu, Selasa (31/3)
SUNGAIPAKNING, Beritaklik.Com - Dalam rangka mempercepat dan
meningkatkan keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan
pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat desa, sejak
4 tahun lalu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis melaksanakan 3 program
strategis.
Ketiga program strategis yang disebut-sebut tidak ada di kabupaten di seluruh
Indonesia ini, yaitu Alokasi Dana Desa (ADD), Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam
(UED SP), dan Intruksi Bupati Program Percepatan Infrastruktur Pedesaan (Inbup
PPIP).
Dari ketiga program itu, setiap desa memperoleh dana Rp 3 milyar per tahun.
Karena memang Pemkab Bengkalis mengucurkan dana Rp 1 milyar per desa/tahun
untuk setiap program dimaksud.
Bupati H Herliyan Saleh menegaskan, dalam penggunaannya, dana dari ketiga
program itu benar-benar mesti memberikan yang optimal bagi penyelenggaraan
pemerintahan, pelaksanaan pembangunan desa, pembinaan kemasyarakatan, dan
pemberdayaan masyarakat di desa masing-masing.
"Manfaatkan dana-dana tersebut berdasarkan skala prioritas, transparan,
akuntabel dan dengan hasil yang terukur. Jangan salah sasaran," ujar Bupati H
Herliyan Salehh ketika menghadiri pelantikan Penjabat Kepala Desa (Pj Kades)
Dompas, Buruk Bakul, Parit I Api-Api, Sepahat, dan Api-Api, Kecamatan Bukit
Batu yang dipusatkan di Desa Api-Api, Selasa (31/3).
Kelima Pj Kades yang diambil sumpah dan dilantik Camat Bukit Batu Muhammad
Fadlul Wajdi itu, Taufik Hidayat (Dompas), Rafendi (Buruk Bakul), Nurzaman
(Parit I Api-Api), Muhammad Ali (Sepahat), dan Sarlan (Api-Api).
Di bagian lain, jika ada kegiatan-kegiatan strategis yang akan dilaksanakan,
pesan Bupati, putuskan dengan mufakat dalam musyawarah desa . Jangan mengambil
keputusan sendiri. "Karena kewenangan pelaksanaan musyawarah desa ada pada
Badan Permusyawaratan Desa (BPD), koordinasikan dengan BPD. Sebagai mitra
kerja, bangunan kerjasama yang baik dengan BPD," papar Herliyan.
Selain Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa H Ismail,
ikut menghadiri kegiatan yang dipusatkan di lapangan sepakbola Api-Api itu,
diantaranya Sekretaris Daerah H Burhanudin, Kadospenda H Umran, Kadis Kesehatan
M Syukri, Direktur RSUD Bengkalis H Zulkarnain, Kepala BKD Erinasrial, dan
Kadis Tata Kota, Tata Ruang dan Pemukiman Emri Juli Harnis.
Transparan
Bupati juga mengingatkan, mulai dari perencanaan sampai pelaksanaan
kegiatan, seorang Kades harus melakukannya secara transparan. "Transparansi itu
sangat penting. Selain untuk mendorong jalannya roda pemerintahan yang baik dan
mampu menggerakan partisipasi pembangunan yang lebih luas dalam seluruh aspek
kehidupan masyarakat, juga untuk menghindari adanya prasangka masyarakat yang
dapat menghambat percepatan keberhasilan pembangunan di desa," jelas Herliyan.
Bupati juga meminta kepada Pj Kades harus menjadi panutan, teladan dan bekerja
keras untuk masyarakat seperti Kades defenitif. Harus dapat menyelenggarakan
pemerintahan, melaksanakan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan
pemberdayaan masyarakat desa dengan sebaik-baiknya.
Sempena menghadiri pelantikan kelima Pj Kades itu, orang nomor satu di
kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini juga menyerahkan bantuan 5 unit
ambulance untuk Puskesmas UPTD Kesehatan Sungai Pakning, Desa Sungai Selari,
Dompas, Api-Api, dan Parit I Api-Api. Kemudian, secara simbolis menyerahkan
kunci rumah layak huni dan kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat Daerah kepada warga
yang berhak menerimanya. (Bku)