
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Ujian Nasional (UN) tahun 2015 mengalami perbedaan dibanding UN
sebelumnya. Jika tahun sebelumnya, UN menjadi penentu kelulusan siswa untuk
melanjutkan pendidikan ke tingkat lebih tinggi, kini UN tidak lagi menjadi
penentu kelulusan bagi siswa. 100 persen kelulusan ditentukan ujian sekolah.
"Ada perbedaan UN tahun ini dibandingkan tahun lalu. UN tahun ini bukan lagi
menjadi tolak ukur kelulusan siswa, UN hanya menjadi pemetaan secara nasional.
Hasil belajarlah yang menentukan melalui ujian sekolah. 100 persen ditentukan
sekolah," ujar Kadisdik Bengkalis Herman Sani, Senin (6/4).
Maksud dari pemetaan itu, lanjut Kadisdik, jika seorang siswa ingin masuk
keperguruan bergensi, nilai UN lah yang menentukan. "Jika nilai UN-nya tinggi,
terbuka peluang siswa untuk masuk UI atau ITB. Tetapi makin jatuh nilainya, ya
semakin jauh. Seperti contoh, lulusan siswa SMP mau masuk SMAN 1 Bengkalis
nilai UN-nya harus bagus. Jadi ada ranking dari nilai UN itu menentukan, itu maksud
pemetaan tadi," jelas Herman Sani.
Herman Sani mengutarakan, meski UN mengalami perbedaan di tahun 2015 ini,
Disdik Bengkalis tetap mengutamakan pelaksanaan UN yang jujur dan berprestasi. "Persiapan- persiapan juga sudah kita lakukan jelang pelaksanaan UN tingkat
SMA, seperti melakukan rapat koordinasi baik dengan pihak UPTD dan pihak- pihak
kepala sekolah agar pelaksanaan UN bisa jujur dan berprestasi," pungkasnya. (Bku)