
Sekda H Burhanuddin mengalungkan tanda peserta ketika membuka pelatihan pembinaan keluarga sakinah di Gedung Daerah, Rabu (15/4).
Sekda H Burhanuddin mengalungkan
tanda peserta ketika membuka pelatihan pembinaan keluarga sakinah di Gedung Daerah, Rabu (15/4).
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Rendahnya moralitas dan perilaku
sosial yang menyimpang dari nilai-nilai ajaran agama, budi pekerti luhur, serta
norma yang berlaku di masyarakat adalah tantangan dari pembangunan agama. Untuk
mengatasi hal tersebut, Kabupaten Bengkalis melalui Bagian Kesra melakukan
kegiatan pelatihan pembinaan keluarga sakinah, sebagai upaya peningkatan
penanaman nilai-nilai keimanan, ketakwaan dan akhlakul karimah dalam kehidupan
pribadi, berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Bupati Bengkalis diwakili Sekda H Burhanuddin ketika membuka pelatihan keluarga sakinah, Rabu (15/4), menegaskan, setiap muslim diwajibkan untuk
hidup berkeluarga demi menjalankan tuntutan ajaran Islam. Karena fungsi keluarga
sangat berarti dalam membentuk karakter dan kepribadian seseorang.
"Surga
kecil yang dilengkapi dengan taman keharmonisan dan bertaburkan bunga
mawaddah-rahmah ini, tidak mungkin terwujud kecuali dengan adanya persamaan
visi misi antara suami istri. Yakni, visi meraih ridha Allah dan misi
mewujudkan keluarga sakinah yang berlandaskan nilai-nilai kebenaran, kebaikan
dan keindahan Islam," ujar Sekda.
Ditambahkan
Sekda, keluarga mempunyai peran yang sangat penting dalam
membangun keluarga sakinah. Menurut fungsinya, keluarga mempunyai peran dalam
melaksanakan delapan fungsi keluarga, yaitu fungsi agama, sosial budaya, cinta kasih, perlindungan, reproduksi, sosialisasi dan
pendidikan, ekonomi, pemeliharaan dan lingkungan.
"Dalam kehidupan bermasyarakat, sebuah keluarga dituntut untuk
dapat hidup di tengah-tengah masyarakat dengan memperhatikan nilai dan mematuhi norma norma dalam
sebuah kelompok masyarakat. Sebuah keluarga yang baik tentunya akan bersosialisasi dengan anggota
masyarakat yang lain. Terwujudnya, keluarga sakinah tidak hanya
mendapatkan kebahagiaan, kesejahteraan dan ketenteraman di dunia, tetapi juga
kelak pada kehidupan kekal dan abadi di akhirat sana. membangun keluarga yang
sakinah merupakan cikal bakal lahirnya anak-anak yang berkualitas, mandiri,
memiliki ketahanan mental dan spiritual yang kokoh yang pada gilirannya akan
terwujud masyarakat dan bangsa yang maju dan mandiri," tutup Sekda.
Pelatihan yang ditaja Bagian Kesra ini diikuti 40 orang peserta mewakili
delapan kecamatan yang ada di Kabupaten Bengkalis. Pelatihan dilaksanakan di Gedung
Daerah Datuk Laksamana Raja Dilaut selama 4 hari. Sebagai narasumber antara adalah Ketua Dewan Dakwah Islamiah Pusat H Avid Solihin, Prof Dr H Samsul Nizam, H. Asyaari Nur dan Sofwan Muhajir. (Bku)