
BENGKALIS, Beritaklik.Com - PDAM Cabang Bengkalis memberlakukan sistem penjadwalan bergilir 1 hari hidup
1 hari mati terhitung sejak Rabu (15/4). Hal ini dilakukan karena kondisi
air baku di waduk PDAM semakin mengkhawatirkan, tinggal 20 persen.
Meski mendapat suplai air baku dari kanal PT Meskom Agro Sarimas,
pendistribusian secara normal ke pelanggan juga tidak mampu dilakukan. Pada
penjadwalan bergilir ini, PDAM membagi 2 zona yakni zona barat dan zona timur. Jika barat
hidup, maka zona timur mendapat giliran penghentian distribusi air.
"Hari ini sudah
kita mulai penjadwalan bergilirnya mulai pukul 04.00 WIB tadi. Kita telah memberlakukan
pendistribusian air PDAM secara bergilir setiap hari ke konsumen. Hari ini
wilayah barat mendapat pendistribusian air dan timur kita hentikan. Besok
wilayah timur kita distribusi air, dan barat kita hentikan," ujar Kepala Cabang
PDAM Bengkalis, Yunus Zainal.
Penjadwalan bergilir, tegas Yunus, dilakukan 1:1 (satu hari mati satu hari hidup). Agar
masyarakat mengetahui penjadwalan bergilir, pihaknya juga akan melakukan
pembagian selembaran kertas jadwal giliran pendistribusian air selama krisis
air baku di waduk.
"Kita harapkan masyarakat bisa memahami hal ini. Mohon maaf atas ketidaknyamanan
ini," pungkasnya. Adapun pembagian zona penjadwalan bergilir PDAM Bengkalis, untuk zona barat
meliputi wilayah sebagian Jalan Antara, Muslihun, Wonosari Barat, Tandun,
Senayan, Jalan Sudirman, Jalan Pahlawan, Jalan Sri Pulau, Daerah Kelapapati
Laut, tengah dan darat. Untuk zona timur, meliputi sebagian Jalan Antara,
daerah Jalan Bantan dan sekitarnya, Kampung Tengah, Rimbasekampung, Jalan
Pramuka, Jalan Panglima Minal, Air Putih dan Sungai Alam. (Bku)