
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Sebanyak 32 siswa SLTA se Kabupaten Bengkalis
mengikuti seleksi calon anggota Pasibraka tingkat Propinsi dan Nasional, Selasa
(21/4). Ke-32 siswa tersebut sebelumnya telah lulus seleksi di tingkat
Kecamatan.
Seperti disampaikan Ketua panitia seleksi, H Subari Lubis, 32 siswa tersebut
berasal dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Bengkalis. Masing-masing kecamatan
terpilih dua orang siswa putra dan dua siswa putri.
Siswa tersebut akan mengikuti seleksi selama 5 hari di kota Bengkalis. Empat
orang diantaranya (2 putra, 2 putri) dipilih sebagai utusan Kabupaten Bengkalis
untuk calon Paskibra tingkat Propinsi. "Di Propinsi nanti, adik-adik yang
terpilih dari seleksi ini akan kembali mengikuti seleksi untuk utusan propinsi
Riau ke tingkat nasional," ujar Subari.
Selama lima hari mengikuti seleksi di Bengkalis, ada beberapa materi yang akan
diujikan kepada para peserta. Antara lain, materi tentang parade (terkait dengan
postur tubuh), kesehatan jasmani, kekuatan fisik, peraturan baris berbaris
(PBB), psikotes, wawancara, pengetahuan umum, bahasa Inggris, Kesenian dan
lainnya.
"Beberapa kegiatan seleksi akan kita lakukan di Lapangan Tugu serta Stadion
Muhammad Ali. Sedangkan untuk materi wawancara dan lainnya kita gunakan aula
Wisma Kito. Selama seleksi seluruh peserta kita tempatkan di Wisma Kito," ujar
Subai lagi.
Kepala Disbudparpora, H Eduar dalam pengarahannya mengatakan, sejauh ini
Kabupaten Bengkalis diakui memiliki potensi yang mumpuni untuk meloloskan putra
putrinya untuk mengikuti Paskibra tingkat Propinsi maupun Nasional. Hal itu
dibuktikan dengan keberhasilan peserta asal Bengkalis yang telah lolos seleksi.
"Tahun 2010 lalu, anak Bengkalis Arty Ardila telah berhasilkan mengharumkan
nama Riau dikancah nasional, karena terpilih membawa baki saat peringatan 17
Agustus di Istana Negara. Dan tahun 2014 lalu, lagi-kagi anak Bengkalis Gagah
Mustika Ade Muklis kembali lolos seleksi nasional. Saya tentunya berharap,
tahun 2015 anak Bengkalis kembali mengukir prestasi di tingkat nasional," harap
Eduar.
Dikatakan lagi, 32 peserta seleksi Paskibraka tingkat Propinsi dan Nasional ini
adalah orang-orang terbaik orang-orang pilihan. Untuk itu, mantan Kadis Cipta
Karya ini berharap para peserta mampu membuktikan bahwa mereka benar-benar yang
terbaik dari siswa yang lainnya.
"Kalian adalah yang terbaik dari yang lainnya, karena kalian telah lulus
selesai di masing-masing Kecamatan. Buktikan kalau kalian memang yang terbaik, kalian
memang memiliki potensi untuk menjadi yang terbaik," ujar Eduar lagi.
Dalam kesempatan tersebut Eduar juga mengatakan, bahwa ke 32 peserta tersebut
murni lulus seleksi di Kecamatan. Kehadiran para peserta untuk mengikuti
seleksi bukan berdasarkan rekomendasi dan tetek bengek lainnya. "Silakan pulang
ke rumah kalau kehadiran kalian di sini disebabkan rekomendasi atau titipan,"
ujarnya.
Pihaknya kata Eduar, menyerahkan sepenuhnya kepada tim seleksi untuk menilai
dan menetapkan siapa yang terbaik untuk bisa dikirim mengikuti seleksi di
Pekanbaru, 11-13 Maret mendatang, dirinya tidak akan campur tangan.
Terakhir sebelum membuka secara resmi seleksi calon paskibra, Eduar berharap
seluruh panitia dan tim seleksi terus memantau perkembangan kesehatan para peserta. "Tetap jaga kesehatan," pintanya. (Bku)