
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bengkalis Darmawi (tengah), Kementerian Sosial RI diwakili Kasi Konsultasi, Advokasi Direktorat Pemberdayaan Keluarga dan Kelembagaan Sosial Hj Sulistiyaningsih pada acara pembukaan sosialisasi LK3 di Kantor GOW Bengkalis, Ka
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bengkalis Darmawi
(tengah), Kementerian Sosial RI diwakili Kasi Konsultasi, Advokasi
Direktorat Pemberdayaan Keluarga dan Kelembagaan Sosial Hj Sulistiyaningsih
pada acara pembukaan sosialisasi LK3 di Kantor GOW Bengkalis, Kamis (23/4).
BENGKALIS,
Beritaklik.Com - Lahirnya sebuah Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) Kabupaten
Bengkalis secara tidak langsung akan bisa diakses dan dimanfaatkan oleh
masyarakat sebagai wadah konsultasi bagi keluarga yang mengalami psikososial
untuk mewujudkan ketahanan keluarga, sekaligus keluarga sejahtera.
Melalui LK3 ini, Dinas Sosial (Disos) Kabupaten Bengkalis menggelar sosialisasi
LK3 Tingkat Kabupaten Bengkalis di Kantor Gabungan Organisasi Wanita (GOW)
Bengkalis, Kamis (23/4). Kegiatan tersebut mengundang, sebanyak 40 Pekerja
Sosial Masyarakat (PSM) yang mewakili delapan kecamatan, terdiri dari
masyarakat PSM, Karang Taruna, dan tokoh pemuda. Sosialisasi LK3 Tingkat
Kabupaten Bengkalis ini dibuka secara resmi Kepala Disos Kabupaten Bengkalis, H
Darmawi.
Sosialisasi juga menghadirkan narasumber dari Kementerian Sosial RI diwakili
Kasi Konsultasi, Advokasi Direktorat Pemberdayaan Keluarga dan Kelembagaan
Sosial Hj. Sulistiyaningsih dan dewan pembina LK3 Provinsi Riau Risdayati, yang
juga dosen FKIP-UNRI Pekanbaru.
Dalam pengarahannya, Kepala Disos Kabupaten Bengkalis H Darmawi berharap kepada
peserta yang terdiri dari PSM se-Kabupaten Bengkalis dapat mencerna dan
memahami apa itu LK3 dan tujuan terbentuknya LK3.
Menurutnya, LK3 yang lahir dari Peraturan Menteri Sosial RI Nomor 16 Tahun 2013
tentang LK3, perlu penyelarasan maksud dan tujuan kegiatan. Karena Kabupaten
Bengkalis, masuk dalam catatan kementerian sosial, dan di tahun 2013 mendapatkan
bantuan mobil operasional LK3, sehingga bisa diakses, melalui program pelayanan
sosial lebih cepat lagi.
"Jangkauan LK3 ini akan lebih luas, karena sudah memiliki kendaraan
operasional khusus pelayanan psikososial hingga ke pelosok desa, kelurahan dan
kecamatan. Maka dari itu peran dari PSM sangat diperlukan untuk menunjang
program pelayanan LK3 ini, kebetulan Disos sudah punya PSM yang siap membantu
dan menjadi mitra kerja LK3," kata Darmawi.
Dikatakannya, tujuan kegiatan sosialisasi LK3 tingkat Kabupaten Bengkalis Tahun
2015 yang terselenggara kali ini adalah untuk meningkatkan kepedulian PSM
tentang permasalahan keluarga dilingkungan mereka dan menjadi pembahasan di
LK3.
"Kegiatan yang dilaksanakan dari tanggal 22-25 April ini diharapkan memberi
ilmu pengetahuan lebih bagi PSM yang tercatat di LK3. Saya berharap, melalui
narasumber sosialisasi nantinya bisa memantapkan kapasitas PSM, dan tujuan dari
lahirnya LK3 ini," tandasnya. (Bku)