
Bupati Bengkalis menandatangani prasasti ketika meresmikan gedung los pasar PNPM MPd Desa Kesumbu Ampai, Kecamatan Mandau, Minggu (26/4)
Bupati Bengkalis menandatangani
prasasti ketika meresmikan gedung los pasar PNPM MPd Desa Kesumbu Ampai,
Kecamatan Mandau, Minggu (26/4)
DURI, Beritaklik.Com - Bupati H
Herliyan Saleh kembali menegaskan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis akan
melanjutkan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM MPd) yang berakhir Desember 2014 lalu. Hal itu ditegaskan Herliyan ketika menghadiri
acara serah terima dan peresmian gedung los pasar PNPM MPd tahun 2014 di Desa
Kesumbu Ampai, Kecamatan Mandau, Minggu (26/4).
"Karena program ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, insya Allah
pada 2016 akan kita lanjutkan. Namun
namanya bukan lagi PNPM MPd. Akan kita rubah menjadi Program Daerah Bengkalis
Mandiri (PDBM)," jelas Herliyan.
Bupati mengatakan, pada 2015 ini sebenarnya Pemkab Bengkalis sudah
mengalokasikan anggaran sekitar Rp25 milyar untuk mendukung program PNPM. "Akan
tetapi karena pada akhir 2014 lalu Pemerintah Pusat memutuskan tidak
melanjutkan lagi PNPM, dana tersebut tidak bisa dimanfaatkan. Dikembalikan ke
kas daerah dan insya Allah
akan dimanfaatkan untuk PDBM pada tahun 2016," ujar Herliyan.
Turut hadir pada peresmian
bangunan yang dibangun dengan dana sekitar Rp340 juta itu, Sekretaris Daerah H
Burhanuddin, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa H Ismail, Camat Mandau H
Hasan Basri serta Penjabat Kepala Desa Kesumbu Ampai Anita dan Ketua Badan
Kerjasama Antar Desa Kecamatan Mandau Baharuddin Jang.
Sedangkan anggota DPRD Dapil Mandau yang hadir dalam peresmian pasar yang
dibangun di atas tanah wakaf tokoh masyarakat yang juga Ketua BPD Muhammad
Yatim tersebut, diantaranya Riyanto dan Andriyan Prama Putra.
Serahkan Sembako
Pada kesempatan itu, Bupati juga menyerahkan secara simbolis bantuan sembako
yang bersumber dari dana sosial hasil sisa usaha tahun buku 2014 Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM MPd) di Kecamatan Mandau untuk kegiatan Simpan Pinjam
Perempuan (SPP) sebesar Rp1.270.000.
Kepala Badan Kerjasama Antar Desa Kecamatan Baharuddin Jang menjelaskan, sesuai
kesepakatan bersama, dana tersebut dikembalikan ke pemanfaat dalam bentuk
bantuan sembako. "Total sembako yang disediakan sebanyak 190 paket dengan
harga Rp90.000 per paket," jelas Baharuddin Jang.
Perwakilan yang menerima bantuan Sembako tersebut sebanyak 10 orang. Mereka
berasal dari Desa Sebangar (3 orang), Kelurahan Pematang Pudu (2) Kelurahan
Duri Timur (1), Desa Petani (1), Kelurahan Gajah Sakti (8) dan Kelurahan
Babussalam (2). "Sedangkan
sisanya akan dibagikan pada Rabu (29/4) mendatang di lantai II Kantor Camat
Mandau", ujar Baharuddin Jang. (Bku)