
Bupati Bengkalis, H Herliyan Saleh meninjau salah satu stand peserta Adhyaksa Gamestone yang diselenggarakan Kejaksaan Negeri Bengkalis di Sungai Bengkel, Senin (27/4).
Bupati Bengkalis, H
Herliyan Saleh meninjau salah satu stand peserta Adhyaksa Gamestone yang
diselenggarakan Kejaksaan Negeri Bengkalis di Sungai Bengkel, Senin (27/4).
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Memeriahkan rangkaian kegiatan
menyambut peringatan Hari Adhyaksa ke-55 tahun 2015, Kejaksaan Negeri Bengkalis
menggelar Adhyaksa Gamestone. Pameran dan festival batu akik yang dilaksanakan
di pusat jajanan dan cendramata di areal Sungai Bengkel itu, dibuka secara
resmi Bupati Bengkalis, H Herliyan Saleh, Senin (27/4/2015).
Peresmian kegiatan yang mendapat sambutan hangat pengemar dan pecinta batu akik
di Kota Bengkalis tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati dan
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bengkalis Mukhlis.
Ikut hadir dalam pembukaan tersebut, Ketua DPRD H Heru Wahyudi, Wakil Ketua
DPRD Indra Gunawan, Kapolres A Supriyadi, Ketua Pengadilan Negeri Rustiyono,
Pasi Personalia Dandim 0303/Bengkalis Noto Susilo dan Sekretaris Daerah H
Burhanuddin.
Meskipun di daerah ini bukan merupakan daerah yang menghasilkan bahan untuk
dibuat batu akik, Pemerintah Kabupaten Bengkalis mendukung sepenuhnya pameran
dan festival batu akik seperti yang dilaksanakan Kejaksaan Negeri Bengkalis
itu.
Kata Bupati, kegiatan seperti banyak manfaatnya dan sangat positif. Dapat
membuat lapangan kerja baru. Di luar aspek ekonomi, dapat dijadikan sarana untuk
menghindari tindakan yang bersifat negatif.
"Selain itu juga dapat menjadi ajang untuk menyalurkan, hobi, bakat dan seni.
Apalagi dalam Adhyaksa Gamestone ini juga diadakan lomba mengasah batu akik
terbaik. Kita dukungan sepenuhnya kegiatan seperti ini, tapi tidak sebagai
penyelenggara," kata Herliyan kepada wartawan usai meninjau seluruh peserta
pameran.
Kajari Bengkalis menjelaskan pameran yang akan berlangsung hingga 1 Mei
mendatang diikuti 24 peserta. Baik itu yang berasal dari pengrajin dari
Kabupaten Bengkalis, seperti Bengkalis dan Duri, juga diikuti peserta dari luar
daerah.
Peserta dari luar tersebut diantaranya dari Kota Dumai dan Pekanbaru. Sedangkan
dari luar Provinsi Riau diantaranya dari Medan (Sumatera Utara) dan sejumlah
daerah di Provinsi Sumatera Barat.
Mukhlis mengatakan, khusus untuk kontes, batu akik yang dilombakan ada lima
kategori. "Bacan, idocrase/lumut, picture agate/batu akik bergambar bebas,
campuran dan polos Riau," ujar Mukhlis, yang saat pembukaan memberikan sebuah
cincin akik bacan kepada Bupati. (Bku)