
Bupati H Herliyan Saleh menyerahkan penghargaan kepada siswa berprestasi sempena Hari Pendidikan Nasional, Sabtu (2/5).
Bupati H Herliyan Saleh menyerahkan
penghargaan kepada siswa berprestasi sempena Hari Pendidikan Nasional, Sabtu
(2/5).
DURI, Beritaklik.Com - Bupati Bengkalis, H Herliyan Saleh
menjelaskan, sektor pendidikan merupakan piliar utama dalam proses pembangunan
di berbagai bidang. Pembangunan suatu daerah tidak akan berjalan baik dan
lancar jika pendidikan belum baik.
"Karena itu Pemerintah Kabupaten Bengkalis menjadi pembangunan bidang
pendidikan sebagai salah satu prioritas. Terus dan berupaya meningkatkan
kualitas pendidikan di daerah ini," tegas Herliyan ketika menjadi Pembina
upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2015 tingkat Kabupaten Bengkalis,
Sabtu (2/5).
Puncak peringatan Hardiknas 2015 yang dipusatkan di Stadion Mini Pokok Jengkol,
Duri, Kecamatan Mandau tersebut dihadiri ribuan peserta. Selain guru dan
pemangku kepentingan pendidikan lainnya, hampir seluruh pelajar dari berbagai
tingkat lembaga pendidikan di Mandau mengikuti upacara tersebut.
Salah satu upaya yang dilakukan Pemkab Bengkalis untuk memajukan dan
meningkatkan kualitas pendidikan di daerah ini pada tahun 2015, imbuh Herliyan,
diantaranya dengan memberikan beasiswa khusus kepada pelajar dan mahasiswa.
Bantuan biaya pendidikan yang disalurkan melalui Dinas Pendidikan tersebut,
kata Herliyan, yaitu beasiswa berprestasi sebesar Rp. 2,4 miliar. Baik itu yang
mereka berprestasi di bidang akademik dan beasiswa prestasi non akademik.
"Beasiswa ini diberikan kepada pelajar dan mahasiswa yang beprestasi tingkat
internasional, nasional, provinsi dan kabupaten dalam bidang seni, olahraga,
kebudayaan dan prestasi lainnya," jelas Herliyan. Beasiswa lainnya adalah
beasiswa Komunitas Adat Terpencil (KAT). Untuk tahun 2015 ini beasiswa yang
khusus diberikan anak- anak suku Sakai dan Akit (Suku Asli) yang ada di
Kabupaten Bengkalis ini dianggarkan sebesar Rp 688 juta.
Kemudian beasiswa anak tempatan sebesarnya Rp 3,1 miliar. Beasiswa anak
tempatan ini diberikan pada pelajar dari keluarga kurang mampu untuk
melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi yang berada di Kabupaten Bengkalis.
"Selain untuk pelajar dan mahasiswa, juga dilokasikan anggaran sebesar Rp. 3,912
miliar untuk meningkatkan kualitas guru di daerah ini. Sebagai salah satu
komponen yang menentukan kualitas pendidikan, Pemkab Bengkalis senantiasa dan
terus berupaya meningkatkan kualitas guru-guru di daerah ini," katanya.
Bahu Membahu
Akibat membludaknya peserta dan terbatasnya tempat duduk di tenda yang disediakan
panitia pelaksana, sebagian tamu undangan terpaksa berdiri. Namun hal itu tidak
megurangi kehikmatan dan kemeriaan upacara yang juga dihadiri Wakil Bupati H
Suyatno dan Sekretaris Daerah H Burhanuddin tersebut.
Sebagaimana harapan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan anies Baswedan dalam
amanatnya tertulisnya, kepada wartawan Herliyan mengajak seluruh pemangku
kepentingan bahu membahu serta senantiasa bekerja keras dan kerja bersama dalam
memajukan dan meningkatkan kuantitas dan kualitas pendidikan di kabupaten
berjuluk Negeri Junjungan ini.
Kata Herliyan, azam besar untuk memajukan dan menjadikan Kabupaten Bengkalis
sebagai salah pusat pendidikan, hanya akan bisa terwujud apabila kita semua
terus bekerja keras. Partisipasi masyarakat terlibat aktif dalam pendidikan. "Pendidikan
bukan hanya urusan kedinasan di pemerintahan, melainkan juga urusan kita
bersama. Ikhtiar memajukan pendidikan adalah juga tanggung jawab kita semua,"
tutup Herliyan. (Bku)