
Bupati Bengkalis, H Herliyan Saleh bersama narasumber usai membuka pelatihan/bimbingan teknis tenaga pendamping desa se-Kabupaten Bengkalis tahun 2015, Selasa (5/5) malam.
Bupati Bengkalis, H Herliyan
Saleh bersama
narasumber usai membuka pelatihan/bimbingan teknis tenaga pendamping desa
se-Kabupaten Bengkalis tahun 2015, Selasa (5/5) malam.
BENGKALIS,
Beritaklik.Com - Bupati Bengkalis H Herliyan
Saleh mengatakan, setiap tenaga pendamping desa senantiasa dituntut dan harus
mampu untuk melakukan transfer pengetahuan kepada kepala desa dan perangkatnya.
"Sehingga kemampuan dalam pengelolaan anggaran dan penyelenggaraan pemerintahan
di desa yang didampingi terus meningkat dan lebih berdaya dan berhasil guna,"
ujar Herliyan. Hal itu disampaikan Bupati ketika membuka
pelatihan/bimbingan teknis tenaga pendamping desa se-Kabupaten Bengkalis tahun
2015. Pembukaan kegiatan tersebut dilaksanakan di ruang di ruang rapat lantai
IV Kantor Bupati Bengkalis, Selasa (5/5) malam.
Selain itu, kata Herliyan, setiap tenaga pendamping desa juga senantiasa harus
dapat mendorong agar terbuka kesempatan bagi segenap warga desa dalam proses
pengambilan keputusan melalui proses penjaringan aspirasi.
"Partisipasi masyarakat ini diperlukan agar program dan kegiatan pembangunan
yang dikembangkan pemerintahan desa sesuai dengan esensi masalah dan prioritas
kebutuhan masyarakat setempat," pesan Herliyan.
Agar partisipasi masyarakat meningkat, sambung Herliyan, setiap tenaga
pendamping desa juga harus dapat menjadi public relations. Harus dapat
mensosialiasikan atau mengkomunikasikan setiap program dan kegiatan pembangunan
kepada masyarakat.
Kepala BPMPD H Ismail menjelaskan, kegiatan pelatihan tersebut bertujuan untuk
meningkatan kompetensi para tenaga pendamping desa yang ada di kabupaten
berjuluk Negeri Junjungan ini. Ditambahkan Ismail, seluruh
tenaga pendamping desa yang ada di daerah ini yang berjumlah 206 orang,
mengikuti pelatihan/bimbingan teknis tersebut. (Bku)